Daniel Mananta Resmikan Kudaniel, Armand Maulana Jadi Kepala Suku

Seno Susanto Rabu, 7 Maret 2018 16:15:55

TABLOIDBINTANG.COM - Presenter Daniel Mananta mendeklarasikan KUDaniel sebagai nama fans base-nya di atas panggung Indonesian Idol 2018 di MNC Studio, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (05/03). Dan, Armand Maulana bertindak sebagai ketua alias kepala suku dari KUDaniel.

Tanggal 5 Maret 2018 menjadi hari bersejarah bagi Daniel Mananta. Di hari itu dia meresmikan KUdaniel, sebutan untuk penggemarnya, yang selama ini dibahas oleh para juri Indonesian Idol 2018.

Juri Indonesian Idol 2018 menyayangkan Daniel Mananta tidak punya julukan khusus untuk penggemarnya. Oleh karena itu, mereka mengusulkan KUdaniel sebagai sebutan untuk fans Daniel.

Awalnya, Daniel Mananta ragu saat Ari Lasso merekomendasikan nama tersebut. Namun Daniel terkejut melihat penonton membawa pamflet fotonya dengan bubuhan tulisan "KUdaniel".

Lebih terkejut lagi saat Armand Maulana naik ke atas panggung dan melepas bajunya. Di balik jaketnya, Armand mengenakan kaos hitam bertuliskan "KUdaniel".

"Ini tanggal 5 Maret, gue mau jadi ketua dari fans klubnya KuDaniel," ujar Armand Maulana, sembari menunjukkan tulisan di kaosnya, di Studio MNC, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (5/3) malam.

Daniel Mananta tak bisa berkata-kata melihat hal itu. Penonton seolah mengamini saran dari para juri. Alhasil Daniel pun meresmikan tanggal 5 Maret 2018 sebagai hari kelahiran KUdaniel.

"Seperti yang Kang Armand bilang tanggal 5 Maret ini. Untuk semua yang kucinta, kupersembahkan, KUdaniel," seru Daniel Mananta, seraya berlari menghampiri penonton babak Top 7 Indonesian Idol 2018. 

Pembahasan sebutan untuk fans Daniel Mananta cukup bergulir panjang. Berawal dari sekadar candaan, Daniel Mananta justru mendapati seorang ibu yang mengaku sebagai KUdaniel, saat di Surabaya.

loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.