Gemas! Stefan William Saat Gendong Putranya, Lucio Otthild William

Ryan Muhjani Jumat, 4 Mei 2018 14:30:13

TABLOIDBINTANG.COM - Stefan William saat ditemui untuk pemotretan dan wawancara khusus di kawasan Pluit, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu. Stefan William menggendong putranya yang begitu menggemaskan, Lucio Otthild William.

Status suami dan ayah tidak mengurangi pesona Stefan William sebagai idola wanita hingga julukan hot young daddy kini melekat di dirinya.

Menikmati peran ayah, tidak hanya menggendong, Stefan William juga memandikan, menggantikan popok, dan menjemur sang anak pada pagi hari.

"Aku sudah bisa melakukan semua itu. Sama sekali enggak jijik saat menggantikan popok. Biasa saja. Kan anak sendiri," bilang pelakon Boy dalam sinetron Anak Jalanan.

Selesai syuting, Stefan tidak pernah berkeluyuran. Ia langsung pulang ke rumah. Waktu berkumpul bersama teman-teman di lokasi syuting sudah dipangkas olehnya.

Rasa canggung dan takut mengurus anak kini berubah menjadi rasa senang dan seru.

"Cuma mungkin kalau subuh mengganti popok, takut Lucio terbangun. Makanya harus pelan-pelan dan lebih hati-hati saat mengganti popok biar dia enggak bangun. Kalau dia sudah bangun, susah lagi tidurnya," ujar Stefan William.

Kegiatan syuting Stefan William tetap berjalan seperti biasa. Ia malah tambah bersemangat bekerja untuk memenuhi kebutuhan Lucio.

Jika syuting hingga larut malam, Stefan William mengobati rasa rindu kepada anak-anaknya melalui fitur video call di ponselnya. "Bisa melihat wajah mereka saja aku senang," cerita Stefan.

Sesekali Stefan William memboyong Lucio ke lokasi syuting. "Sebenarnya di lokasi syuting banyak asap rokok, jadi Lucio menunggu di dalam mobil. Setelah mengambil adegan, aku masuk ke dalam mobil untuk bermain dengan Lucio," ujar Stefan yang setiap hari syuting di kawasan Taman Mini Indonesia Indah.

loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.