Ekspresi Serius Chelsea Islan Saat Berlatih untuk Teater Terbarunya

Seno Susanto Rabu, 13 Maret 2019 15:30:00

TABLOIDBINTANG.COM - Chelsea Islan saat latihan drama musikal Cinta Tak Pernah Sederhana di Gedung F Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (12/03). Pementasan Musikal Puisi Puisi Cinta Tak Pernah Sederhana menghadirkan dialog yang dikutip dari berbagai puisi karya penyair kenamaan Indonesia, namun tetap menjadi satu kesatuan cerita yang utuh. Pementasan ini akan digelar pada 17 dan 18 November 2019 di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki. 
 

Chelsea Islan bangga kembali dipercaya Titimangsa Foudation, bersama Reza Rahadian, Marsha Timothy, Atiqaj Hasiholan, Sita Nursanti dan Teuku Rifnu Wikana, bermain dalam pentasan musikal berjudul Cinta Tak Pernah Sederhana.

Sebenarnya ini bukan kali pertama Chelsea Islan bermain untuk seni pementasan. Sebelumnya ia diketahui terlibat dalam teater Bunga Penutup Abad, yang sukses hingga dipentaskan sebanyak tiga kali. Namun baginya, pementasan kali ini jauh berbeda dibanding sebelumnya.

"Aku senang banget kembali diajak. Memang beda banget sama yang lain. Ini pertama kali juga terlibat di pentas musikal. Di sini bukan hanya berdialog tapi juga harus menghafap lirik. Ini bakal keren banget," ujar Chelsea Islan di Gedung Kemendikbud, Jakarta Pusat, Selasa (12/3).

Demi mematangkan penampilannya pada pementasan nanti, Chelsea Islan bersama pemain yang lain tampak serius berlatih. Terutama untuk segmen menari dan menyanyi. "Di teater kali ini saya menjadi perempuan malaikat," imbuhnya.

Konser musikal puisi-puisi cinta bertajuk 'Cinta Tak Pernah Sederhana' digelar pada 16-17 Maret 2019 di Teater Jakarta, kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM).  

Install App Bion
Intip Foto-foto Ekslusif Artis
Download Aplikasi Android
Google playstore
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.