Cinta Laura Saat Hadiri Gala Premiere Film Mati Anak, So Gorgeous!

Seno Susanto Selasa, 26 Maret 2019 11:15:00

TABLOIDBINTANG.COM - Cinta Laura ditemui di acara press screening film Mati Anak di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (25/03). Ini merupakan film horor perdana bagi Cinta Laura.
 

Cinta Laura bermain film Mati Anak yang bergenre horor. Film arahan sutradara Derby Romero ini menjadi pengalaman pertama Cinta Laura bermain film horor. Cinta Laura mengungkap alasannya menerima tawaran bermain film Mati Anak.

Cinta Laura merasa, film Mati Anak berbeda dengan film horor Indonesia kebanyakan. "Biasanya film horor Indonesia fokusnya pada kuntilanak, tuyul, atau hantu lain. Di sini tentu juga ada hantu, tapi fokusnya pada karakter anak kecil bernama Andi," ujar Cinta Laura.

 

Cinta Laura menyebut alur Mati Anak sulit ditebak. "Penonton akan dibuat penasaran. Ketika seperti merasa sudah mau ending, ternyata masih ada aja," katanya.

Cinta Laura juga tertantang karena karakter Ina berbeda dengan dirinya. "Sebagai aktris harus berani ambil karakter yang beda dari kita. Ina ini naif, lugu, agak pendiam dan innocent. Sementara aku straight to the point, dan aku rasa aku enggak naif. Karakter Ina juga three dimentional. Ada evolusi dari peran Ina. A very cool character to play," tuturnya.

Cinta Laura juga harus menyamarkan aksen bulenya, karena film ini mengambil latar era 80-an. "Kadang aku masih terbawa mengakhiri dialog dengan kata 'okay?'. Juga kadang menyebut nama karakter Andi jadi Andy (logat bule). Jadi aku harus konsentrasi banget biar tidak terbawa," pungkasnya.

Film Mati Anak dijadwalkan akan mulai tayang di bioskop pada 28 Maret 2019. Dalam film Mati Anak, Cinta Laura beradu akting dengan Irsyadillah dan aktor cilik Jovarel Callum.

Install App Bion
Intip Foto-foto Ekslusif Artis
Download Aplikasi Android
Google playstore
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.