Ramadhan 2018, Inilah Topik Paling Dicari Netizen di Google Indonesia

Andira Putri Selasa, 15 Mei 2018 21:10:26

TABLOIDBINTANG.COM - Penggunaan internet berkembang pesat di tengah masyarakat Indonesia selama beberapa tahun belakangan. Mereka semakin giat mencari informasi secara online, tidak terkecuali pada bulan Ramadhan.

Data dari Google Indonesia menunjukan bahwa penggunaan internet meningkat bulan Ramadhan. Perbandingan data tahun 2016 dan 2017 memperlihatkan bahwa peningkatan terjadi sebesar 33%.

Selama bulan Ramadhan, netizen cenderung lebih religius. Mereka kerap mencari topik tentang agama seperti larangan puasa dan cerita nabi. 

"Data ini rising selama lima tahun terakhir. Pencariannya bisa naik lima kali lipat. Topik-topik tersebut adalah kultum, jadwal puasa, larangan puasa, cerita nabi, infaq, dan shodaqoh," tutur Ariani Dwijayanti selaku Industry Analyst Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (3/5).

Di samping topik religi, netizen juga tertarik menggali informasi terkait mudik. Mereka ternyata sudah banyak melakukan persiapan dengan membeli tiket transportasi secara online. Kereta api menjadi plihan utama netizen untuk mudik.

"Keyword paling dicari di Google Indonesia selama Ramadhan tahun 2017 adalah tiket kereta api, Al-Quran, dan mudik," lanjut Ariani Dwijayanti.

Berdasarkan data Google Indonesia, pencarian tiket kereta api meningkat sebesar 37% di bulan Ramadhan. Ini disusul oleh pencarian penginapan yang masih berhubungan dengan mudik. Topik terakhir naik sebesar 26%.

Untuk alat transportasi lain, netizen memilih pesawat terbang sebagai alternatif. Pencarian tiketnya meningkat sebesar 30%. Menariknya, peningkatan terjadi setelah Lebaran dimana netizen tengah mencari tiket untuk pulang dari mudik.

(dira / gur)

Penulis Andira Putri
Editor Tubagus Guritno
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.