Turun 25 Kg, Tike Priatnakusumah Cerita Awal Mula Putuskan Jalani Diet

Altov Johar Selasa, 1 Januari 2019 15:30:47
Tike Priatnakusumah (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Tike Priatnakusumah bercerita tentang program diet yang tengah dijalaninya. Padahal awalnya, ia mengaku selalu percaya diri dengan bobot badannya yang besar, meski didiagnosa memiliki asam urat yang tinggi di awal 2018.

Tike Priatnakusumah mengaku masih belum tergerak untuk menjalani diet. Hingga akhinrya ada sebuah kejadian yang mengusik batinnya untuk berkonsultasi ke dokter.

"Satu waktu saya lagi ngemil makan kerupuk kulit keselek, keluar dari hidung si kerupuk kulitnya. Terus suami bilang kamu tuh rakus. Akhirnya dari situ saya coba konsultasi ke dokter, karena kalau diet-diet mah udah pernah coba ya," ujar Tike Priatnakusumah di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/12).

Tike Priatnakusumah (Seno Susanto / tabloidbintang.com)
Tike Priatnakusumah (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

"Kata dokter ternyata tinggal diubah mindset, pola makan, dan komit sama apa yang sudah diatur. Dan Alhamdulillah selama empat bulan itu bisa turun 25 kilogram," lanjut Tike.

Terhitung sejak Juli 2018 Tike menjalank program diet. Tapi ia sempat setop sementara waktu karena kondisinya yang sakit dan umrah.

"Mulainya dari bulan Juli tanggal 12, Agustus, September, Oktober, November saya berhenti dulu karena saya sakit dan umroh," imbuhnya.

Dilanjutkan Tike, awalnya tentu tidak mudah menjalankan program diet. Terlebih ia mengaku sebagai pribadi yang lapar mata setiap melihat beberapa camilan. Hal itu menjadi godaan terberat Tike.

"Saya suka banget kerupuk, pempek, itu udah mah tepung digoreng pula kan, jadi itu sebetulnya godaannya. Tapi Alhamdulillah dijalani saya bawa bekel tiap hari, kalau enggak bawa bekel saya bawa timbangan ke mana-mana. Itu bisa kok dijalani," pungkas Tike Priatnakusumah.

(tov/ray)

Penulis Altov Johar
Editor Panditio Rayendra
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.