Murah Meriah, Ini Liburan Akhir Tahun Ala Dennis Adhiswara dan Istri

Altov Johar Selasa, 1 Januari 2019 11:15:57
Dennis Adhiswara (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Jika sebagian artis mengisi liburan akhir tahun dengan pergi ke luar negeri, tidak demikian dengan pasangan Dennis Adhiswara dan Fauzia Vina Soraya. Mereka justru memanfaatkan liburan akhir tahun dengan berleha-leha di rumah sambil nonton film.

"Akhir tahun ini saya berdua sama istri ingim tidur sambil nonton TV sebanyak-banyaknya, kami berdua merasakan tidur 8 jam adalah sebuah kemewahan. Pokoknya minggu pertama ini awal tahun ya, mungkin masih bantu beberapa promo, sekaligus ingin tidur yang banyak," kata Dennis Adhiswara saat hadir di acara syukuran film Milly dan Mamet di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/12).

Dennis melanjutkan, dia baru mengajak istrinya jalan-jalan di awal tahun baru 2019. Mereka akan plesiran ke Bromo. Alasannya, selain gratis alias ada yang membiayai, Dennis dan istri ingin melihat matahari terbit di sana.

"Januari (bawa) istri liburan ke Bromo, separuh alasannya ada yang traktir, separuh alasannya enggak tau ya, melihat matahari terbit di awal tahun bagus aja sih," ujarnya.

Dennis Adhiswara (Seno Susanto / tabloidbintang.com)
Dennis Adhiswara (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

Liburan merupakan hal yang sangat penting bagi Dennis dan istri setelah sibuk menjalani aktivitas. Dengan begitu otak akan kembali segar dan siap menjalani kegiatan berikutnya.

"Liburan, me time, tidur 8 jam itu penting banget sumpah. Karena pekerjaan semenyenangkan apapun nantinya menjadi sesuatu yang capek, dan kalau bikin badan cape kita enggak bisa berpikir jernih gitu. Liburan, istirahat, tamasya bikin otak kita jernih," pungkas Dennis Adhiswara.

(tov/ray)

Penulis Altov Johar
Editor Panditio Rayendra
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.