Bulan Ramadhan Segera Tiba, Mamah Dedeh Imbau Jauhi Sifat Kepo dan H0bi Bergosip

Wayan Diananto Selasa, 30 April 2019 21:15:02
Mamah Dedeh (Wayan Diananto)

TABLOIDBINTANG.COM - Bulan Ramadhan sebentar lagi, saatnya menunaikan ibadah puasa wajib bagi umat Islam.

Namun puasa tak hanya menahan lapar dan haus. Lebih dari itu, Anda mesti mampu menjinakkan beragam nafsu salah satunya, bergosip.

Mumpung ada ustazah ternama, Mamah Dedeh, kami curhat sekalian bertanya puasa sambil bergosip hukumnya apa? Masih sahkah puasa kita?

Mamah Dedeh mengingatkan, Nabi Muhammad mengajarkan ada 6 hal yang membatalkan puasa yakni makan-minum, muntah dengan sengaja, berhubungan badan, gila, haid, dan keluar mani dengan sengaja.

"Keenam hal itu membatalkan puasa. Ada beberapa hal yang menyebabkan batalnya pahala puasa. Pertama, bohong. Misalnya suami bertanya ke istri uang belanja masih ada atau sudah habis. Sebenarnya masih ada, namun istri bilang habis. Pahalanya batal. Kedua, berburuk sangka kepada orang lain. Ketiga, kepo alias mau tahu urusan orang. Berikutnya, bergunjing alias bergosip," beber Mamah Dedeh dalam wawancara empat mata dengan tabloidbintang.com.

Mamah Dedeh menambahkan, Islam mengajarkan jangan mengurusi urusan orang lain. Suatu ketika sahabat Nabi bertanya, ada orang rajin salat, sedekah, zikir, dan tahajud pun rajin. Tapi ia juga rajin membicarakan orang lain sehingga menyakiti hati banyak orang. Kalau meninggal di manakah tempatnya?

"Nabi mengatakan, tempatnya neraka jahanam. Sahabat Nabi lainnya bertanya ada orang yang ibadahnya pas-pasan, hanya menjalankan salat wajib jarang (bisa menunaikan) sunah. Tapi dia tidak pernah membicarakan keburukan orang lain, kalau dia mati tempatnya di mana? Rasul dengan tegas mengatakan tempatnya surga," terang Mamah Dedeh di Jakarta, belum lama ini.

Hayo, sudahkah Anda bergosip hari ini? Jangan, ya!

Penulis Wayan Diananto
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.