Inspirasi Baju Lebaran ala Kiciks Muslimah Bertema Ranah Minang

Romauli Kamis, 29 April 2021 19:28:51
ilustrasi

TABLOIDBINTANG.COM - Bagi Anda yang ingin tampil kompak bersama keluarga di Hari Raya Idul Fitri tak ada salahnya mempersiapkan padupadan busana lebaran sejak dini. 

Sebagai pilihan untuk baju Lebaran 2021, brand Kiciks Muslimah kembali menghadirkan inspirasi busana untuk kaum muslimah dan keluarga dengan mengusung tema "Magical of Ranah Minang".

Sejak 2017, Kiciks Muslimah konsisten mengangkat tema Kiciks Nusantara, mulai dari motif ranah minang, sasade Lombok, adikara batik series, dan ranah timur. 

"Lebaran tahun ini, Kiciks Muslimah kembali angkat keindahan kain nusantara dengan tema "Magical of Ranah Minang", yang terinspirasi dari tenunan Pandai Sikek dengan motif minang. Koleksi ini telah launching pada 28 April 2021 via Youtube Kiciks Channel," ujar Dewi Permata Sari, desainer dan owner Kiciks Muslimah.

Keindahan motif Ranah Minang yang dihadirkan mengandung makna yang kuat. Diantaranya, Pucuak Rabuang merupakan motif yang melambangkan harapan baik. Karena bambu adalah pohon yang tidak mudah rebah oleh tiupan angin kencang. Motif pucuak rabuang selalu ada dalam setiap kain songket sebagai kepala kain atau tumpal. Penggunaan motif ini pada kain songket dimaksudkan agar sipemakai selalu mempunyai keberuntungan dan harapan baik dalam setiap langkah hidup.

Kedua, ada motif Sajamba Makan yaitu melambangkan kebersamaan dalam menikmati keberhasilan.

Ketiga, motif Saluak Laka yaitu motif yang melambangkan kekerabatan. Memberi makna dalam kehidupan masyarakat, bahwa kekuatan akan terjalin dari kesatuan yang saling terikat sehingga akan terwujud kekuatan bersama dalam menghadapi bermacam masalah.

Koleksi ini hadir dengan pilihan warna Green Choco, Royal Rose, dan Golden Mustard. Item yang dihadirkan mulai dress muslimah dewasa dan anak, kemeja dewasa dan anak, tunik, hingga koleksi couple/ keluarga (untuk stelan baju lebaran). Harganya mulai dari Rp 399.000 untuk dress muslimah dewasa.

Dewi menjelaskan, berbeda dengan Lebaran tahun sebelumnya dengan sistem PO (Pre Order), kali ini Kiciks Muslimah pertama kali membuat ready stok atau siap kirim untuk koleksinya.


 
Selain menghadirkan koleksi busana lebaran, Kiciks Muslimah juga mengeluarkan koleksi terbarunya berupa sepatu sandal dan tas yang didesain simple namun elegan untuk melengkapi penampilan Anda di Hari Raya Idul Fitri nanti.
 
“Sepatu sandal ini dibuat atas permintaan dari pelanggan yang sudah merasa nyaman mengenakan koleksi koleksi Kiciks, mereka ingin dari atas hingga bawah itu pakai Kiciks, karena itu kami juga mengeluarkan koleksi Sepatu Sandal dan Tas by Kiciks Muslimah," jelas Dewi Permata yang baru saja merayakan HUT ke-7 Kiciks Muslimah sekaligus re-opening butik Kiciks Muslimah di Bandung, Jawa Barat.
 
Dewi merasa bersyukur karena di masa pandemi ini masih bisa bertahan dan membuka lapangan pekerjaan bagi mereka yang membutuhkan.

"Bersyukur di masa Pandemi ini semua tentunya berjuang untuk bisa bertahan, alhamdulilah Lebaran tahun ini rejeki terus berlimpah dan bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang-orang yang membutuhkan. Dulu, uni hanya sendiri dan setelah menikah dibantu suami menjalani bisnis ini jadi couplepreneur, dan sekarang karyawan sudah mencapai 100 orang,” ujar Dewi Permata Sari dan Rosy Andreas, pemilik Kiciks Muslimah.
 
Kiciks Muslimah juga terus memperkaya koleksi untuk memenuhi permintaan pelanggan. Diantaranya memiliki sister’s brand yaitu by Dewi Permata, Kikan, Kissy, Kiciks Stuff dan Kiciks Kidz.
 
“Harapan kedepan bagi Kiciks Muslimah adalah terus menjadi brand busana muslim lokal Indonesia yang konsisten mengangkat tema nusantara untuk melestarikan budaya di Indonesia dan bisa mendunia," kata Dewi Permata Sari


Penulis Romauli
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.