Rutin Ngeseks Tak Menjamin Kebahagiaan Pasangan, Terus Harus Gimana?

Vallesca Souisa Selasa, 8 Juni 2021 01:00:00
Seks bisa berdampak baik tapi ada buruknya juga

TABLOIDBINTANG.COM - style="margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; text-align:justify">Sebuah studi yang dijalani Carnegie Mellon University menemukan bahwa terlalu banyak seks dapat memiliki pengaruh negatif terhadap mood Anda.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Economic Behavior & Organization ini mengemukakan bahwa pasangan yang melakukan seks 40 persen lebih banyak, dilaporkan mengalami penurunan tingkat mood dan kebahagiaan.

 

 

Pihak peneliti melakukan pengkajian terhadap 64 pasangan yang telah menikah dan membagi mereka menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama diminta melipatgandakan frekuensi seks setiap minggu selama tiga bulan. Sementara kelompok kedua tidak dibekali arahan.

 

Usai tiga bulan, masing-masing pasangan mengisi sebuah survei terkait kebiasaan seks dan tingkat kebahagiaan.

Ditemukan, kenikmatan seksual yang dirasakan terkait erat dengan kebahagiaan. Namun hal tersebut tidak berlaku ketika berbicara mengenai frekuensi seks.

 

Frekuensi seks yang tinggi tidak menjamin pasangan mengalami peningkatan mood ataupun merasa bahagia. Pasangan dengan frekuensi seks tinggi bahkan dilaporkan mengalami tingkat kelelahan lebih tinggi.

 

Melalui penelitian ini dijelaskan, kualitas seks lebih penting dibandingkan kuantitas seks. Sehingga penting mengetahui waktu yang tepat untuk menikmati waktu intim bersama pasangan dan tak terpatok pada frekuensi seks untuk mencapai hasil memuaskan dan maksimal.

 


Penulis Vallesca Souisa
Editor Vallesca Souisa
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.