Tanda-Tandanya Anda Harus “Berhenti” Sejenak Dari Media Sosial

Vallesca Souisa Selasa, 1 Maret 2022 16:30:54
Ilustrasi (depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Tak dapat dimungkiri, sosial media saat ini memegang peranan cukup penting dalam aktivitas keseharian kita. Tak hanya sekedar untuk menjain pertemanan, sosial media kini ikut dalam mendukung perjalanan bisnis Anda, membentuk imej diri Anda, bagaimana Anda ingin dikenal oleh publik, baik untuk tujuan pekerjaan, bisnis, dan banyak hal lainnya. Memang ada juga, yang beramain sosial media hanya sekedar untuk eksis, untuk “stalking” kehidupan orang lain. Inilah kebiasaan-kebiasaan baru yang terjadi hari ini. Tahukah Anda, bahawa terlalu lama dan terlalu sering terpapar sosial media memiliki efek tersendiri bagi perkembangan psikologis dan mental kita? Yang mana pengaruhnya bisa jadi nggak baik. Ini dia tanda-tandanya, mungkin ada saatnya Anda harus berhenti sejenak bermain di sosial media. 

• Mulai Menggantungkan Mood dan Kebahagiaanmu Pada Seberapa Banyak Likes yang Anda Dapatkan Dari Sebuah Postingan
Sosial media bisa menjadi candu. Bahanya, ketika candu ini sudah mulai memengaruhi mental. Misalnya, seberapa banyak “likes” yang Anda dapat melalui satu postingan bisa memengaruhi moodmu. Bisa bikin Anda happy atau merusak hari. Kalau likes sedikti, atau nggak kunjung dapat likes banyak, jadi stress, jadi nggak semangat. Ini sudah nggak sehat. Masa kebahagiaan bergantung pada likes? 

• Menghabiskan Waktu Berjam-Jam Scrolling Sosial Media Tanpa Disadari
Kadang suka nggak sadar, scrolling atau berselancanr di sosial media itu bisa lupa waktu, lho. Nah, kalau bisa lebih dari 2 jam waktumu habis untuk lihat-lihat sosial media tanpa kamu sadari, hati-hati. Artinya sudah kecanduan, Anda sudah sangat bergantung pada sosial media, menganggap sosial media lebih menarik dari pada kehidupan nyata, berinteraksi dengan orang secara “real”. 

• Produktivitas Rendah, Screening Time Tinggi
Lihatlah, apakah produktivitasmu mulai menurun? Kalau banyak waktu dihabiskan untuk scrolling. Atau sedikit-sedikit buka sosial media, sedikit-sedikit buka sosial media. Lihat DM, liha sudah ada berapa likes, berapa komentar, atau lihat upadate-an si dia, ya akhirnya, kapan kerjanya? Otomatis ini mengganggu pekerjaan dan membuatnya nggak kelar-kelar. 

• Gelisah, Seperti Kehilangan Sesuatu Kalau Nggak Buka Sosial Media
Merasa tanpa sosial media, hidup jadi hampa, membosankan. Sejam atau dua jam saja nggak buka sosial media rasanya gelisah, ada yang kurang, seperti kehilangan sesuatu. Ini tandanya sosial media sudah menjadi separuh jiwamu. Tak bisa hidup tanpa sosial media? Ini artinya anda sudah kecanduan cukup akut. 

• Tak Habisnya Membandingkan DIrimu dengan Orang Lain

Kebanyakan scrolling, lihat-lihat sosial media, jeleknya, tanpa disadari membuatmu hanyut dalam kehidupan orang lain. Sepertinya kehidupan orang lain lebih menyenangkan, lebih mesra, akhirnya Anda membanding-bandingkan hidupmu dengan orang lain. Yang ada, stress! Padahal yang dilihat di sosial media belum tentu seindah kelihatannya.


Penulis Vallesca Souisa
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore