Cara Tepat Bikin Cucian Lebih Cepat Kering Saat Musim Hujan

Mentari Senin, 13 November 2017 00:01:00
Ilustrasi (depositphotos.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sesuai perkiraan cuaca, di bulan-bulan akhir tahun curah hujan akan semakin tinggi dan tentunya aktivitas harian mulai terasa terganggu, salah satunya mencuci pakaian. Meski merupakan aktivitas rutin, tapi saat musim hujan tiba pasti kegiatan mencuci pakaian jadi terasa lebih sulit.

Alasannya, sinar matahari yang minim membuat pakaian jadi tidak kering atau lembap. Selain itu, muncul masalah lain seperti timbulnya bau apek dan jamur pada pakaian. Cucian pun jadi menumpuk di rumah.

Kini, masalah cucian di musim hujan ini sudah tidak merepotkan lagi dan bisa dituntaskan dengan menggunakan mesin cuci. Selain lebih praktis dibanding mencuci dengan tangan, mesin cuci yang dilengkapi mesin pengering juga akan meringankan proses penjemuran.

Pilih mesin cuci berteknologi pengering ekstra seperti Sanken TW-8630TG Jasmine Series. Teknologi super spin dry yang ditanamkan dalam mesin cuci dua tabung ini merupakan teknologi aliran udara super cepat untuk menghasilkan cucian lebih kering setelah pembilasan.

Mesin cuci ini juga dibekali fitur auto soak yang merupakan sistem perendaman sebelum pencucian normal dimulai. Dengan direndam terlebih dulu selama beberapa saat, kotoran yang melekat pada pakaian akan lebih mudah terangkat dari serat pakaian sehingga cucian jadi lebih bersih. 

Kebersihan cucian juga semakin terjamin dengan adanya teknologi X-Tor pada mesin cuci berkapasitas 7 kilogram ini. Teknologi X-Tor menghasilkan arus kuat yang membuat proses pencucian lebih optimal dan dapat melarutkan detergen dengan sempurna. Pakaian pun dijamin anti bakteri berkat kehadiran teknologi Silver Ion Filter.

Meski memiliki fitur segudang, Sanken TW-8630TG Jasmine Series tetap hemat listrik (low-watt), lho! Desainnya pun elegan dengan kombinasi warna putih dan hijau serta anti tikus.

Jadi, tidak perlu pusing lagi untuk mencuci di musim hujan, kan?

 

Penulis Mentari
Editor Tubagus Guritno
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.