Respons Barbie Hsu Dituding Sebagai Pecandu Narkoba oleh Mantan Mertua

Redaksi | 26 November 2022 | 20:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Musisi Korea Selatan DJ Koo bicara soal tuduhan diam-diam bertemu dengan Barbie Hsu pada tahun 2018 ketika sang aktris masih terikat pernikahan dengan pengusaha Tiongkok Wang Xiaofei.

Dalam sebuah postingan pada Kamis (24/11) malam, DJ Koo membagikan serangkaian foto perjalanannya ke Taichung dan Taipei di tahun yang dimaksud. Di dalam foto tersebut tidak ada Barbies Hsu, yang dinikahinya pada Maret tahun ini.

"Hentikan berita palsu," tulisnya dalam keterangan unggahannya.

Barbie (46) menceraikan Wang Xiaofei (41) setahun lalu. Dia kemudian menikah lagi dengan DJ Koo (53) beberapa bulan kemudian. Mereka menikah secara terpisah, Barbie berada di Taiwan dan DJ Koo berada di Korea Selatan, karena pandemi.

Adapun Barbie dan DJ Koo pernah berkencan 20 tahun lalu dan keduanya terhubung kembali setelah perceraian Barbie. 

Awal pekan ini, Mirror Media Taiwan melaporkan bahwa Barbie menuduh mantan suaminya gagal mematuhi perjanjian perceraian mereka dengan tidak menyediakan tunjangan pasangan sejak Maret lalu. Dia mengatakan jumlah akumulasi tunjangan yang tak dibayarkan tersebut telah mencapai lebih dari 5 juta dolar Taiwan atau Rp2,5 miliar.

Tudingan ini kemudian direspons mantan suami Barbie. Dalam postingan di Weibo pada Senin (21) lalu, Xiaofei membuat 21 posting selama 12 jam untuk menjawab tuduhan Barbie. Dia juga berkomentar bahwa Barbie dan suaminya masih tidur di ranjang yang diklaim dibeli olehnya.

Ibunda Xiaofei, Zhang Lan, kemudian ikut buka suara. Ia menudiang Barbie Hsu dan adiknya, Dee Hsu, memiliki riwayat penggunaan narkoba, dan bahwa Barbie Hsu diam-diam pernah bertemu DJ Koo pada tahun 2018.

Barbie Hsu tegas membantah tudingan mantan mertuanya. “Adikku dan aku tidak bisa menggunakan narkoba, karena kami berdua memiliki jantung yang buruk. Kakak perempuan saya bekerja rata-rata empat hari seminggu dan tinggal bersama mertua dan anak-anaknya. Tidak mungkin dia memakai narkoba.”

“Saya sendiri tidak tertarik dengan narkoba. Taiwan juga tidak mengizinkan narkoba, kami taat hukum," sambungnya.

Penulis : Redaksi
Editor: Redaksi
Berita Terkait