Barbie Kumalasari Beli Baju di Pasar, Masih Nawar!

Herri Hermawan Jumat, 12 Juli 2019 15:07:42

TABLOIDBINTANG.COM - align="justify" style="margin-bottom:0.35cm">Kasus Ikan Asin yang melibatkan Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua terus bergulir. Tak hanya tiga nama di atas yang disorot netizen dan tentu saja diusut polisi, hingga kini berstatus Tersangka, Barbie Kumalasari—istri Galih Ginanajar—jadi ikut disorot netizen.

Meski tak muncul dan memberi pernyataan terkait ikan asin di konten YouTube Rey Utami dan Pablo Benua, kehidupan Barbie Kumalasari jadi dikorek-korek netizen. Dari kehidupan masa lalunya, percintaannya, profesi, gaya hidup, hingga kebiasaannya jadi bahan gunjingan netizen.

Barbie yang dikenal dengan perawatan kecantikan senilan 4 milyar, gemar mengenakan berlian, mulai diaduk-diaduk, dicari-cari kekurangannya oleh netizen dan akun-akun gosip. Pada Rabu (10/7) lalu akun gosip lambe turah mengunggah video Barbie Kumalasari dan Galih Ginanjar tengah berbelanja baju di sebuah stand pakaian di Pasar Festival. Video ini sepertinya berasal dari orang awam. Netizen pun langsung menyoroti, dan menilai, kok seorang Barbie belanja baju bahkan tidak di toko atau kios, tapi di stand baju, semacam bazaar yang ada di tengah atau di pojok area Pasar Festival yang terbilang sepi.

Tim tabloidbintang.com pun berusaha mendatangi stand baju di Pasar Festival, melakukan investigasi kecil-kecilan; di stand yang mana tepatnya Barbie Kumalasari membeli baju? Berapa sih harga rata-rata baju di stand tersebut? Dan kami, melalui kamera tersembunyi berhasil menemukan stand tersebut serta berbincang dengan penjualnya, yang memang mengaku, Barbie Kumalasari mengunjungi standnya dan berbelanja di sana, dengan harga yang katanya, hanya Dia sang penjual, Barbie, dan Tuhan yang tahu.

Penulis Herri Hermawan
Editor Amank Abdul Rachman
Install App Bion
Tonton Video Heboh Seputar Artis
Download Aplikasi Android
Google playstore
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.