Lagi Tren Ayam Sambal Pedas, Restoran Ini Hadirkan Menu Topokki Chicken 

Wayan Diananto Rabu, 17 April 2019 01:30:31
Makanan bercita rasa pedas sangat diminati publik. (Foto: Wayan Diananto)

TABLOIDBINTANG.COM - Membahas kuliner seolah tidak ada habisnya, dari kuliner tradisional hingga makanan yang dijajakan restoran cepat saji. Belakangan, ayam geprek sedang trendi. Tak heran jika ayam bumbu pedas atau ayam yang disajikan dengan beragam sambal jadi primadona khalayak. Merespons fenomena ini, McDonald’s Indonesia meluncurkan menu pedas terbaru. Pedasnya saus Topokki disajikan dalam 2 varian: ayam Topokki nasi spesial serta McSpicy Black Topokki.

Saus Topokki dibuat dari cabai spesial. Rasanya lebih pedas dengan sensasi asam manis yang menyegarkan lidah. Ayam Topokki nasi spesial disajikan dengan setengah porsi scrambled egg. Sementara McSpicy Black Topokki adalah burger daging paha ayam pedas dengan selada dan saus istimewa yang dilengkapi keju, tomat, berikut saus Topokki. Uniknya, kuliner ini disajikan bersama roti hitam.

"Harus diakui, beberapa tahun terakhir kuliner bercita rasa pedas sangat disukai masyarakat. Ayam krispi pedas kami yang awalnya diperkenalkan sebagai menu musiman kini malah jadi menu tetap. Saking tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap makanan pedas. Jika mengandalkan ayam krispi pedas saja, orang akan bosan. Karenanya kami terus berinovasi dan membuat menu pedas baru," ujar Associate Director of Communication McDonald’s Indonesia, Sutji Lantyka.

Ayam Topokki nasi spesial dan McSpicy Black Topokki merupakan menu limited time offer, dijual mulai 11 April sampai 19 Mei 2019. "Dengan menu makanan pedas yang bervariasi, para pencinta makanan pedas punya banyak pilihan saat menongkrong di restoran kami," beri tahu Sutji kepada tabloidbintang.com di Jakarta Pusat, pekan ini.

Penulis Wayan Diananto
Editor Wayan Diananto
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.