Kedai Mama, Nongkrong di Kafe Bisa Sambil Belajar Musik

Ari Kurniawan Rabu, 17 April 2019 21:30:36
Kedai Mama (Ist)

TABLOIDBINTANG.COM - Helda Herman dan Dionisius Satriyo Prasongko sudah lama memimpikan sebuah tempat kuliner yang sekaligus bisa dijadikan tempat belajar. Mimpi itu mereka wujudkan dengan hadirnya Kedai Mama, sebuah kafe dan restoran di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang menggabungkan kuliner dengan musik. 

"Berawal dari mimpi saya dan suami pengen punya kedai kopi sama sekolah musik. Awalnya namanya Kedai Musik, tapi diubah menjadi Kedai Mama. Karena waktu Mamaku masih ada, dia selalu nanya kedainya udah jadi atau belum. Pas sudah jadi, Mamaku sudah nggak ada. Jadi aku hadiahin Kedai Mama untuk almarhumah Mamaku," jelas Helda.

Helda menuturkan, sang ibunda berpulang pada Oktober 2018. Sekitar sebulan kemudian, Helda dan Dionisius sepakat membangun Kedai Mama di Rukan Gading Mediterania Residences. "Konsep kami adalah menghadirkan satu wadah, 'Macan Ternak' atau Mama Cantik Nganter Anak dan Papa 'Ternak Teri' atau Papa Anter Anak-Anter Istri," ungkapnya.

"Para orangtua setelah mengantar atau menjemput anaknya, mereka bisa mampir ke Kedai Mama untuk nongkrong, ngobrol, bahkan menyekolahkan anak mereka di sekolah musik kami yang ada di lantai dua," papar Helda.

Kedai Mama menyediakan berbagai macam menu yang bisa membuat orang betah berlama-lama. Salah satu andalannya adalah Mima Coffee Project, yakni Kopi Sarang Burung Walet. Di tempat ini pengunjung juga bisa belajar membuat kue.

Untuk sekolah musik, diberi nama Ohana Music School. Ohana dalam kultur di Hawaii memiliki makna keluarga. Beragam instrumen musik diajarkan melalui sistem reguler atau hobby dengan melibatkan 25 guru profesional, di antaranya gitaris Edane Hendra Zamzami dan drummer I.X (Iwan Xaverius) Yoyon.

(ari/ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.