Bakmitopia: Komitmen Penyajian Makanan dan Minuman Halal 

Supriyanto Minggu, 2 Mei 2021 22:00:50
Bakmitopia: Komitmen Penyajian Makanan dan Minuman Halal 

TABLOIDBINTANG.COM - Sertifikasi halal bagi sebuah restoran atau produk makanan di Indonesia dengan penduduk mayoritas muslim sangatlah penting. Fungsinya untuk memberikan rasa aman, nyaman serta melindungi konsumen muslim terhadap produk makanan dan minuman yang terindikasi dari hal-hal yang diharamkan.

Hal tersebut diterapkan oleh Bakmitopia yang mulai berkembang hingga ke luar Jakarta. Jumat (30/4) saat membuka cabang ke-41 di Bandung, Bakmitopia mengumumkan proses sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Aditya Warman, Direktur PT IndoSterling Wahana Boga sebagai pemilik dan pengelola brand Bakmitopia mengatakan, penandatanganan Surat Komitmen Penyajian Makanan dan Minuman Halal serta Penunjukan Kordinator Penyelia Halal MUI telah dilakukan.

"Dalam waktu dekat Bakmitopia akan bersertifikat Halal dari MUI," ujar Aditya Warman melalui siaran pers yang diterima wartawan, Sabtu (1/5).

Selain Serifikasi Halal dari MUI, Bakmitopia memiliki beragam sertifikasi lain, seperti Sertifikasi Laik Sehat Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten wilayah masing-masing outlet.

"Kami ingin penikmat kuliner Bakmitopia tidak hanya dapat makanan nikmat tapi juga rasa aman terhadap kehalalan produk maupun kelayakan makanan," terang Aditya Warman.

Pembukaan outlet di Bandung jadi langkah besar dalam mengembangkan usaha. Sebelumnya, Bakmitopia lebih memfokuskan outletnya di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

"Bakmitopia yang sudah dikenal di Ibu Kota dan sekitarnya, kini hadir perdana di luar Jabodetabek," pungkas Aditya Warman.

(pri)


Penulis Supriyanto
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.