Berencana Menyambut Tahun Baru di Bali? Ketenangan Ubud Masih Menjadi Primadona

Wayan Diananto Sabtu, 1 Desember 2018 01:30:31
Ketenangan Ubud masih menjadi primadona para turis. (Foto: Dok. tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Desember telah tiba. Sudah merencanakan liburan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019? Jika tak mau bepergian jauh ke luar negeri, Bali untuk kali kesekian bisa Anda lirik. Pulau Dewata ini memiliki daya tarik yang seolah tidak ada habisnya untuk dieksplorasi. Jika bosan dengan pantai dan menyelam, menyepilah ke Ubud. Ubud memang sudah ramai mengingat banyak penginapan dari bintang satu sampai lima. Namun tahun ini, cobalah Hoshinoya Resorts.

Tak hanya menyuguhkan kamar yang menghadap panorama bukit nan elok, resor ini punya program menarik untuk Anda yang hanya ingin tinggal di hotel. Hoshinoya Resorts menawarkan Wellness Program berupa Tari Bali dan Ritual Kecantikan. Tari Bali dan Ritual Kecantikan adalah acara sehari yang memberikan pengalaman tari Bali tradisional untuk mencapai kecantikan jiwa dan raga. Konsepnya, kursus privat untuk mempercantik dan meningkatkan kelenturan tubuh.

"Tariannya berupa tari Legong yang menggerakkan tulang bahu untuk meluruskan pundak ke pinggang. Ini membantu meluruskan postur tubuh agar jadi lebih indah. Pengalaman menari 120 menit sudah termasuk 60 menit pelajaran menari, mencoba pakaian asli, dan riasan untuk pertunjukan," terang Public Relation Hoshinoya Bali, Sheliana Rachma Fauzi, kepada tabloidbintang.com di Jakarta, pekan ini.

Setelah belajar gerakan dasar dan pose tarian, Anda akan diajak menikmati pertunjukan tari Bali yang sesungguhnya. Wellness Program dibuka sejak 1 November lalu hingga 31 Mei 2019. Hoshinoya Bali sendiri mulai beroperasi sejak 20 Januari 2017. Ia merupakan resor pertama di bawah merek Hoshinoya yang berada di luar Jepang.

Penulis Wayan Diananto
Editor Wayan Diananto
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.