Merayakan Natal dengan Wisata Religi di Nusantara (1 - Patung Yesus Memberkati, Toraja, Sulawesi Selatan)

Wayan Diananto Friday, 23 December 2016
Patung Yesus Memberkati, Toraja, Sulawesi Selatan (Wayan/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Piknik ke Yerusalem atau Bethlehem bisa jadi merupakan mimpi setiap umat Nasrani. Tak terbayang rasanya merayakan kelahiran Sang Juruselamat di kota-kota yang menjadi saksi transisi garis waktu ke tahun masehi.

Namun jika bujet tak mencukupi, tak perlu memaksakan diri. Indonesia memiliki tempat-tempat yang bisa mengingatkan kita akan kebesaran Sang Khalik. Ada banyak tempat. Kami memilih tiga tempat menarik bagi Anda yang tertarik berwisata religi di ujung tahun ini.

Patung Yesus Memberkati

Patung Yesus Memberkati, Toraja, Sulawesi Selatan (Wayan/tabloidbintang.com)
Patung Yesus Memberkati, Toraja, Sulawesi Selatan (Wayan/tabloidbintang.com)

Lokasi: Bukit Buntu Burake di Sangala, Makale, Toraja, Sulawesi Selatan

Inilah patung Yesus Kristus tertinggi di Indonesia, bahkan dunia. Patung ini karya Hardo Wardoyo Suharto, seniman asal Bantul, Yogyakarta.

Patung itu dikirim dari Pulau Jawa ke Sulawesi dalam bentuk lempengan. Kemudian, disusun berdasar kode-kode dari sang pematung. Biaya total pembuatan patung ini sekitar 22 miliar rupiah. Sementara fasilitas umum di sekitar patung dan di bawahnya menelan biaya 5,8 miliar rupiah. 

Di sekitar patung Yesus, tersebar 7.777 anak tangga. Tak berlebihan jika patung ini disebut menyempurnakan pencapaian para pembangun patung Yesus di Brasil. Patung Yesus di Brasil memiliki tinggi 38 meter. Sementara patung Yesus di Toraja berdiri kokoh 45 meter. Yang tertinggi kabarnya berada di Polandia yakni, 50 meter.

Untuk kepentingan publikasi, patung Yesus di bumi Toraja diklaim “hanya” setinggi 40 meter. Angka 40 untuk mengingatkan umat Kristen akan sejarah 40 tahun umat Israel keluar dari Mesir menuju tanah yang dijanjikan Tuhan. Angka 40 juga mengingatkan pada momen ketika Yesus berpuasa di padang gurun lalu dicobai iblis sebanyak tiga kali.

 

(wyn/gur)

 

Penulis Wayan Diananto
Editor Tubagus Guritno
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.