Seledri Kaya Serat dan Kalorinya Negatif, Mitos atau Fakta?

Wayan Diananto | 6 April 2019 | 02:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Seledri salah satu tanaman yang kerap disebut saat membahas diet atau pola makan sehat bagi para penderita diabetes. Katanya, jus seledri cocok untuk pasien diabetes atau hipertensi. Benarkah demikian? Spesialis nutrisi klinis, dr. Putri Adimukti, M.Kes., M.Farm., Sp.GK, menjelaskan, sebenarnya semua jus sayur dan buah bagus. Sebaiknya mengonsumsi jus jangan hanya satu jenis misalnya, jus seledri melulu karena Anda hanya akan mendapat satu manfaat dari satu sayur.

"Anda juga bisa mengombinasikan seledri, jeruk, dan nanas," Putri mencontohkan. Terkait seledri yang disebut memiliki kalori negatif, Putri menjelaskan, "Begini, untuk mengolah dan mencerna makanan yang masuk, tubuh kita mengeluarkan energi. Ada sayur-sayur tertentu berkalori rendah yang untuk mengolahnya, tubuh butuh energi ekstra. Dengan kata lain, kalori yang dihasilkan sayur ini jauh lebih sedikit daripada kalori yang dikeluarkan tubuh untuk mencernanya."

Selain seledri, sayur yang kalorinya negatif adalah oyong. Boleh-boleh saja mengonsumsi itu untuk menurunkan berat badan karena selain kalorinya negatif, seratnya juga tinggi. Hanya, Putri mengingatkan, jangan terpaku pada satu sayur saja. "Ingat, tubuh kita butuh protein untuk reparasi jaringan dan menguatkan sistem imunitas. Butuh karbohidrat untuk energi. Juga butuh lemak karena sel-sel tubuh terbuat dari lemak fosfolipid, lo," ujar Putri kepada tabloidbintang.com.

Putri memaparkan manfaat sayur kaya serat dalam peluncuran suplemen serat dan nutrisi premium FibreFirst di Watsons Lotte Shopping Avenue Jakarta, Jumat (5/4) kemarin. FibreFirst yang dijual eksklusif di seluruh gerai Watsons bermanfaat untuk mendetoksifikasi tubuh. Ia mengandung bahan alami dari sayur, buah, dan biji-bijian. Salah satunya, psyllium husk, yakni serat alami untuk membersihkan saluran pencernaan sekaligus menurunkan kadar kolesterol serta gula darah.

Selain itu, inulin untuk menyehatkan saluran pencernaan. Presiden Direktur Watsons Indonesia, Lilis Mulyawati menjelaskan, "Kolaborasi Watsons dan FibreFirst adalah inovasi kami berikutnya. Lewat penjualan produk ini kami mengajak masyarakat makin peduli dengan kesehatan. Salah satunya, dengan memperhatikan makanan dan minuman yang kita konsumsi setiap hari."

Penulis : Wayan Diananto
Editor : Wayan Diananto