Sandy Tumiwa Marah Penggerebekan Tessa Kaunang Dibilang Hanya Rekayasa

Supriyanto | 1 Februari 2018 | 09:45 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Sandy Tumiwa diduga sengaja memperkeruh konflik dengan mantan istri, Tessa Kaunang tatkala datang menggerebek pada Sabtu, 27 Januari 2018. Saat disinggung soal tersebut, Sandy Tumiwa tampak geram.

Sandy Tumiwa mengatakan, apa yang dilakukan berdasarkan bukti dan laporan dari warga. Menurut Sandy, tindakannya sudah benar karena ingin melindungi anak.

Sambil menerangkan, ekspresi wajah Sandy Tumiwa menunjukan sedang emosi.

"Ada buktinya, ada buktinya. Polisinya ada, polisinya ada dua. Ini rumah beliau (menunjuk saksi, Ridwan) di situ rumahnya, di situ warganya," ujar Sandy Tumiwa usai mengisi acara di Trans TV, Jl. Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (31/1).

Sandy Tumiwa juga mempersilahkan saksi, Ridwan yang tinggal 30 rumah dari Tessa Kaunang membeberkan fakta sebenarnya. Menurut Ridwan tidak ada rekayasa untuk pemggerebekan.

"Ini bukan setingan ya. Demi Allah ini bukan settingan, karena ada diduga pasal 167 tentang memasuki pekarangan tanpa minta izin sama yang punya rumah. Ini kan punya Sandy sama TK saya rasa itu. Kalau settingan gimana? Kalau saya yang telepon polisi nanti kami yang kena keterangan palsu," kata Ridwan.

Masih terlihat emosi, Sandy Tumiwa menegaskan dirinya tidak akan terpengaruh dengan isu yang bisa mengesampingkan masalah pokoknya.

"Saya tidak akan terpengaruh terhadap hal apapun. Kitakan belajar hukum perkataan apapun dari pihak media saya tidak akan terpancing karena saya berjalan di koridor yang benar. Benar bilang benar, salah bilang salah,"  tegas Sandy Tumiwa.

Setelah kabar penggerebekan ramai diberitakan, Sandy Tumiwa mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, menuntut hak asuh anak yang selama ini bersama Tessa Kaunang.

(pri / wida)

Penulis : Supriyanto
Editor : Supriyanto