Video Siswa SD di Yogyakarta Jatuh dari Lantai 3 Viral, Ini Kata Pihak Sekolah

TEMPO | 13 November 2018 | 20:50 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Video seorang siswa sekolah dasar Yogyakarta terjatuh dari lantai tiga sekolah, Senin 12 November 2018 viral. Dalam video berdurasi sekitar 20 detik itu tampak bocah yang masih memakai seragam merah putih bergelantungan dengan tangannya di luar jendela lantai 3 sekolah tersebut. Beberapa saat kemudian bocah itu pun terjatuh setelah lepas dari pegangannya.

“Kejadian jatuhnya pelajar di SD Kanisius Demangan Baru pada 12 November 2018 itu memang benar, kejadian sekitar pukul 14.00 WIB,” ujar Juru bicara SD Kanisius Demangan Baru Yogyakarta, A.Lesto Prabhancana Kusumo saat ditemui wartawan di SD Kanisius Demangan Baru Selasa 13 November 2018.

Siswa yang terjatuh itu, kata Lesto, kondisinya luka-luka dan masih dalam kondisi hidup. Siswa itu pun telah dilarikan rumah sakit dan masih mendapatkan perawatan. “Setelah kejadian langsung ditolong oleh guru dan teman-temannya, termasuk saya,” ujar Lesto. Sesaat setelah anak itu terjatuh, Lesto menuturkan, dilakukan tindakan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD). Dengan mempertahankan kesadarannya, posisinya, serta mengurangi rasa sakit dan memberi asupan oksigen.

“Puji Tuhan, hingga mobil ambulans datang dan dikondisikan di IGD (instalasi gawat darurat) penyintas dalam keadaan baik dan sadar,” ujarnya.

Selama dibawa ke rumah sakit, orangtua dan guru terus mendampingi hingga anak itu dinyatakan kondisinya stabil dan baik oleh dokter. “Kondisi penyintas sudah baik dan bisa bercanda,” ujar Lesto. Namun Lesto menyatakan pihak sekolah tidak bisa membeberkan identitas siswa itu dengan alasan yang bersangkutan masih di bawah umur. Termasuk penyebab siswa itu sampai bisa terjatuh dari lantai tiga, pihak sekolah juga enggan membeberkannya.

“Saat ini kami berasumsi bahwa penyintas terpeleset akibat bermain-main tidak wajar,” ujarnya. Lesto hanya menyebut jika lokasi jatuhnya siswa itu merupakan ruang untuk ekstrakurikuler dan rapat sekolah. “Saat kejadian itu berlangsung sedang ada ekstrakurikuler melukis,” ujarnya.

Pihaknya menilai bukan jadi fokus pihaknya saat ini untuk menyelidiki dan mencari tahu bagaimana kejadian sesungguhnya dari peristiwa itu. “Concern kami saat ini pemulihan kondisi fisik dan psikis penyintas dan psikis teman-temannya,” ujarnya.

Kepala Kepolisian Sektor Depok Barat Sleman Yogyakarta Komisaris Polisi Sukirin saat dihubungi menuturkan telah meminta anggotanya untuk mencari informasi terkait video jatuhnya siswa di sekolah itu. “Belum ada laporan soal jatuhnya siswa itu, saat ini masih mengumpulkan informasi di lapangan,” ujarnya.

TEMPO.CO

Penulis : TEMPO
Editor : TEMPO