Heboh Virus Cacar Monyet, Gubernur Ridwan Kamil Minta Masyarakat Tidak Panik

TEMPO | 17 Mei 2019 | 21:45 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Masyarakat diminta jangan panik atas isu virus cacar monyet atau monkeypox yang tengah heboh jadi pembicaraan. “Saya sudah instruksikan Kadinkes waspada. Yang namanya potensi penyakit-penyakit impor, bawaan dari luar ini, jangan sampai menimbulkan kepanikan,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Bandung, Jumat, 17 Mei 2019.

Pemerintah, kata Ridwan Kamil, akan mengupayakan meminimalisir risiko masuknya virus cacar monyet tersebut. “Mudah-mudahan tidak terjadi di Jawa Barat. Kita minimalisir, dan kita pasti akan update terkait langkah-langkahnya,” kata dia. Dia mengimbau agar masyarakat juga menjaga diri. “Tetap namanya kesehatan mah jaga diri, jaga keluarga, dan jaga lingungan. Karena kalau dirinya seha, penyakit apapun, lokal maupun internasional tidak akan hadir kalau fisik kitanya kokoh dan kuat,” kata Ridwan Kamil.

General Manager Bandara Husen Sastranegara PT Angkasa Pura II, Anindika Nuryawan yang dihubungi terpisah mengatakan, sudah mengambil langkah antisipasi untuk mencegah masuknya penyakit cacar monyet yang sudah ditemukan di Singapura. “Kita sudah memasang alat pendeteksi suhu tubuh, dan disiapkan oleh tim Kantor Kesehatan Pelabuhan,” kata Anindika saat dihubungi Tempo, Jumat, 17 Mei 2019.

Alat pendeteksi suhu tubuh tersebut, Anindika mengatakan, ditempatkan di area kedatangan penumpang internasional di bandara Husein Sastranegara, Bandung. “Khususnya untuk mendeteksi penumpang yang datang dari Singapura,” kata dia. Kata Anindika, penerbangan pesawat dari Singapura kendati tidak tiap hari, tapi dalam sehari bisa menerima 3 kedatangan pesawat. Hingga saat ini belum ditemukan penumpang yang dicurigai mengalami gangguan kesehatan diduga terkena virus cacar monyet. “Belum ada,” kata dia.

TEMPO.CO

Penulis : TEMPO
Editor : TEMPO