Longsor Sumedang, Sebanyak 29 Korban Meninggal dan 11 Orang Hilang 

Redaksi | 18 Januari 2021 | 12:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Akibat longsor yang terjadi di Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat pada Sabtu (16/1), Tim SAR Gabungan kembali menemukan 1 korban meninggal dunia serta menemukan 1  orang yang dinyatakan hilang.

Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per hari Minggu 17 Januari 2020 pukul 12.53 WIB, total korban yang berhasil ditemukan tim gabungan berjumlah 29 orang dan 11 orang masih dinyatakan hilang. Sementara korban luka antara lain luka ringan sebanyak 22 orang dan luka berat tiga orang. 

Cuaca hujan dan perlu diwaspadai longsor susulan, menjadi kendala pencarian korban. Seperti diinformasikan Badan Geologi, masih ada retakan di beberapa titik lokasi longsor, sehinggga tim gabungan perlu menjaga keselamatan saat melakukan evakuasi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang bersama instansi terkait masih melakukan pencarian terhadap 11 orang yang belum ditemukan

Data sementara sebanyak 1.020 jiwa mengungsi terbagi di pos pengungsian Lapangan Taman Burung dan rumah kerabat yang aman dari potensi longsor.

Bupati Sumedang menetapkan Pernyataan Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor selama 21 hari, berlaku mulai tanggal 9 sampai 29 Januari 2021.

Longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat terjadi pada Sabtu (9/1). Terjadi dua kali, pertama pukul 16.00 WIB dan longsor susulan terjadi pada pukul 19.00 WIB.

Artikel ini diambil dari laman BNPB.go.id.

Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi