Petisi Boikot Saipul Jamil Sudah Kumpulkan 361.915 Dukungan, Ini Komentar Beberapa Penandatangan

Redaksi | 6 September 2021 | 10:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Petisi boikot Saipul Jamil di laman Change.org yang diungguh 3 September lalu, atau sehari setelah Saipul bebas dari penjara dan disambut meriah pendukungnya, sampai pagi tadi sudah sukses mengumpulkan 361.915 tanda tangan. Jumlah penandatangan petisi ini sangat besar bila dibanding dengan tanda tangan yang berhasil dikumpulkan petisi-petisi lain di laman yang sama. Tampaknya banyak pihak yang sepakat dan mendukung petisi ini, terutama  karena mengingat kasus hukum yang melibatkan Saipul Jamil.

Selain memberikan tanda tangan dukungan, netizen juga banyak yang menuliskan alasan mendukung petisi boikot Saipul Jamil ini. Dikutip dari laman Change.org, ini alasan beberapa netizen menandatangani petisi ini.

"Saya berempati pada korban. Dan sudah sepatutnya pelaku pedofilia diboikot dari acara manapun karena menimbulkan keresahan masyarakat dan bisa memicu trauma korban. Sungguh memalukan nama Indonesia, bagaimana mungkin pelaku kejahatan malah diberi panggung dan diarak bak pahlawan yang mengharumkan nama bangsa. Sungguh teramat memalukan!" komentar salah satu penandatangan.

"Whats wrong with you people? Kenapa harus disambut sebegitunya udah kek dia mengharumkan negara aja. Jangan sampai harus anggota keluargamu dulu yg dicabuli baru kalian bisa mikir utk tidak mengelukan orang seperti ini!" komentar penandatangan yang lain.

"Stop memberi panggung di ruang publik thd pelaku pelecehan seksual! Hargai perasaan korban. Pelaku SJ ini bukan pahlawan yang layak disambut kebebasannya. Masyarakat terutama media tidak sensitif thd isu seperti ini. Mohon digunakan rasa SIMPATInya. Pelecehan seksual bukan hal remeh!" komentar yang lain.

Petisi boikot Siapul Jamil ini oleh pembuatnya ditujukan pada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Tapi sampai detik ini KPI sama sekali belum bersuara terkait penolakan pada Saipul Jamil kembali eksis di TV.

Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi