Cerita Medina Zein tentang Kisah Asmaranya dengan Lukman Azhari

Kiki Safitri | 9 September 2017 | 11:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Usianya baru 25 tahun tapi bisnisnya sudah menggurita. Lingkungan pergaulannya pun luar biasa. Medina Zein menjadi inspirasi baru. Semua orang yang mendengar kisahnya, ingin meraih kesuksesan sekilat Medina Zein. 

Bagaimana kehidupan percintaan pengusaha muda ini? Di samping cerita tentang kesuksesan bisnisnya, diketahui Medina Zein sudah berstatus janda sebelum menikah dengan Lukman.  

“Iya, saya pernah menikah sebelumnya, pada 2011. Usia saya masih 19 tahun saat itu. Saya juga sudah punya anak, Radit, berusia 5 tahun. Sayang, pernikahan itu gagal. Kami bercerai,” ungkap Medina Zein yang sadar kini kehidupan pribadinya mau tak mau terusik. 

Berpisah dengan mantan suaminya awal tahun lalu, Medina Zein mengakui tak betah terlalu lama sendiri. Namun dia juga tak menduga dari konsultasi soal pekerjaan, hubungannya dengan Lukman menjadi sangat dekat.

“Saya kenal dengan Lukman dari 2012. Manajer saya berteman dengannya. Namun kami baru intens berteman dan bertemu satu tahun ini,” bilang Medina Zein. 

Medina Zein dan Lukman bertemu lagi akhir 2016 dalam acara bersama teman-teman di Kota Kasablanka, Jakarta.

“Waktu bertemu di Kota Kasablanka itu juga enggak langsung dekat. Kami mengobrol saja. Kebetulan saya lagi ada beberapa problem, sharing dengannya karena dia, kan pengacara,” jelas Medina Zein. 

Setelah pertemuan di Kota Kasablanka, Medina Zein dan Lukman sering bertemu dan berbincang.

“Kebanyakan kami mengobrol soal pekerjaan. Saya konsultasi soal legalitas hukum terkait bisnis saya. Dari obrolan demi obrolan, awal 2017 ini kami jadi dekat,” cerita Medina Zein. 

Tak hanya menjadi teman bicara, Lukman juga kerap menemani Medina Zein bepergian selagi di Jakarta. Medina Zein berdomisili di Bandung, tapi karena tengah dalam proses membuka cabang klinik kecantikannya di Kota Kasablanka tahun ini, ia bolak-balik Bandung-Jakarta. 

“Lukman itu dewasa, sementara saya kekanak-kanakan. Dia juga membimbing banget. Saya suka ngaret, dia on-time, disiplin. Jadi saya merasa kami saling melengkapi. Apalagi saya sudah setahun sendiri (menjanda). Saya juga manja, jadi kehadirannya memberi warna baru,” ungkap Medina Zein. 

Merasa ada percikan asmara, Medina Zein tak mau lama-lama berpacaran.

“Keluarga Lukman menerima saya dengan hangat, menjadikan saya anggota keluarga baru Azhari. Orang tua saya juga menerima kehadiran Lukman. Lukman sudah 30 tahun. Saya juga sudah enggak mau berpacaran ala ABG. Saya enggak mau main-main karena kegagalan sebelumnya. Kedua pihak keluarga sudah saling mengenal baik. Mau menunggu apa lagi?” tutur Medina Zein. 

Maret 2017, baru 2 bulan berpacaran, Lukman meminta restu orang tua Medina Zein untuk menikahi putri mereka. Orang tua Medina Zein menyerahkan semuanya kepada putri tunggal mereka.

“Saya pergi umrah untuk meyakinkan diri sendiri. Alhamdulillah, setelah umrah, saya merasa mantap menikah dengannya,” bilang Medina Zein.  

Bagaimana kehidupan pasangan ini setelah menikah? Kita mengenal Ayu, Sarah, dan Rahma Azhari, tapi jarang mendengar tentang Lukman Azhari sang pengacara.

“Sebelum kami menikah, dia juga bekerja di bagian legal sebuah perusahaan swasta,” ungkap Medina Zein. 

Ketika akhirnya menikah, Lukman harus membuat keputusan. Ia tinggal dan bekerja di Jakarta, sementara Medina Zein di Bandung.

“Seminggu pertama menikah dia bolak-balik Bandung-Jakarta. Tapi kemudian dia memutuskan untuk pindah ke Bandung. Enggak enak menjalani hubungan pernikahan jarak jauh,” tutur Medina Zein. 

Lukman melepas pekerjaan di Jakarta dan mulai magang di firma hukum temannya di Bandung, demi Medina Zein.

“Dia akhirnya menetap di Bandung. Cuma Sabtu dan Minggu kadang masih balik ke Jakarta, karena masih ada kasus-kasus yang harus diselesaikan,” sambung Medina Zein. 

Medina Zein ingin menarik suaminya ini bergabung dalam kerajaan bisnisnya. Namun Lukman masih mencintai dunia hukum.

“Dia enggak suka terlalu dunia bisnis. Dia bantu saya untuk urusan legal saja. Tapi dia mau belajar. Dia suka celana jogger dan dia lagi coba-coba bikin celana jogger untuk didagangkan,” beri tahu Medina Zein.

Kehidupan awal pernikahannya, menurut Medina Zein, seru.

“Setelah menikah baru tahu Lukman itu tegas. Waktu berpacaran, saya minta apa pun, pasti diiakan. Sekarang, dia bisa tegas, bisa bilang enggak. Saya yang manja ini butuh diperlakukan tegas juga,” tutup Medina Zein yang rencananya akan bulan madu ke Jepang pada September ini.

 

(val / kiki)

 

Penulis : Kiki Safitri
Editor : Kiki Safitri