Joko Anwar Takut Mengecewakan Penggemar Film Horor dan Versi Asli Pengabdi Setan

Wayan Diananto | 15 Oktober 2017 | 10:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Wajar Joko Anwar ketar-ketir tiga hari menjelang perilisan Pengabdi Setan.

Sebagai kreator, Joko Anwar bertugas membuat film yang baik secara teknis dan estetis. Meski standar teknis dan estetis terpenuhi, acap kali orang-orang menilai kinerja sutradara tidak sesuai dengan ekspektasi.

Hal ini, kata Joko, kerap terjadi di luar negeri. Dua film kesukaan Joko, Punch-Drunk Love (Paul Thomas Anderson, 2002) dan Lost Highway (David Lynch) melempem di pasar serta ditanggapi dingin oleh juri festival.

Hal lain yang dipikirkan Joko, Pengabdi Setan di dalam negeri punya penggemar militan. Joko takut mengecewakan penggemar film horor dan versi asli Pengabdi Setan.

“Saya penggemar film horor. Jika Pengabdi Setan jelek dan jeblok, saya mengecewakan diri sendiri. Mau jadi apa orang yang mengecewakan diri sendiri? Banyak sineas merasa sudah membuat film bagus padahal di mata publik jelek dan saya tidak mau menjadi sineas yang seperti itu. Orang seperti itu berarti tidak punya selera,” sambung dia.

Waktu menjawab kegamangan Joko. Penayangan hari pertama, Pengabdi Setan menguasai 130 layar di jaringan bioskop Cinema XXI. Seminggu berselang bukannya menyusut, jumlah layar Pengabdi Setan membengkak hingga 300 lebih. 

 

(wyn / gur)

 

Penulis : Wayan Diananto
Editor : Wayan Diananto