Film Dilan 1991 Dipelesetkan untuk Iklan, Produser Buat Surat Terbuka

Ari Kurniawan | 13 Maret 2019 | 07:45 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Penayangan film Dilan 1991 jadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Tak hanya berbondong-bondong ke bioskop, sejumlah orang menunjukkan kreativitasnya dengan membuat parodi film yang dibintangi Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla itu. 

Namun belakangan Ody Mulya Hidayat, produser Max Pictures, terusik oleh salah satu parodi film Dilan 1991. Parodi tersebut dibuat salah satu perusahaan E-commerce ternama sebagai konten iklan. 

"Dalam 3 minggu terakhir telah beredar sebuah video iklan Shopee yag berjudul Dilon 2019. Pada video tersebut banyak kemiripan dengan atribut khas dari film Dilan yang masih tayang di bioskop," tulis Ody Mula, dalam surat terbuka yang ditujukan kepada presiden Jokowi dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Bagian yang disebut mirip dengan film Dilan adalah penggunaan nama dan font dalam judul, serta busana yang dikenakan orang-orang yang terlibat dalam video iklan tersebut. 

"Kalau sekadar parodi nggak apa-apa lah, kami malah senang. Tapi kalau sudah untuk komersil begini, kami menyayangkan. Harusnya ada pembicaraan dulu di awal, karena ini menyangkut hak cipta," kata Ody, dalam jumpa pers di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (12/3). 

Ody belum mengambil langkah hukum terkait persoalan ini. Ody baru sebatas mempertanyakan regulasi dan meminta perlindungan dari pemerintah atas ide kreatif yang ada di film Dilan 1991

"Kami hanya ingin minta perlindungan dari negara, kenapa kok iklan begini bisa lolos? Harusnya kulonuwun (permisi) dulu. Kalau begini bukan hanya saya yang dirugikan, ayah Pidi Baiq (penulis Novel Dilan) juga mempertanyakan," tutur Ody. 

(ari/ari)

Penulis : Ari Kurniawan
Editor : Ari Kurniawan