Tutus Thomson Sering Lupa Dialog: Bayu, Brandon Salim, dan Joshua Menyemangati

Yohanes Adi Pamungkas | 7 April 2019 | 21:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Dunia musik mengantar Tutus Thomson (27) mengenal dunia akting. Diajak teman main band, Bayu Skak (25), memperkuat film Yowis Ben dan Yowis Ben 2, Tutus terlebih dulu belajar akting secara autodidak, termasuk berkonsultasi dengan Bayu.

Sejak belia, Tutus diarahkan orang tuanya, Richard Wilhelm Thomson dan Sri Redjeki, mendalami musik. Orang tuanya merupakan penggemar musik. Awalnya Tutus belajar gitar, namun ia kurang sreg memainkan instrumen itu. 

Kelas 4 SD, Tutus Thomson yang menghabiskan masa kecil di Malang ini lantas beralih ke drum. “Saya sering mendengarkan lagu-lagu band Blink 182, karena kagum dengan gaya permainan drum Travis Barker, pemain drum Blink 182,” ujar anak bungsu dari 3 bersaudara ini.

Pada 2011, seorang teman memperkenalkan Tutus kepada Bayu. Setahun berteman, karena kesamaan visi bermusik dan mengagumi Blink 182, Tutus dan Bayu membentuk band Bayu Skak With The Band. Tutus menjadi drummer dan Bayu membetot bas sambil bernyanyi.

“Pada 2017 band kami bubar, tapi kami masih berkomunikasi,” kata pria berzodiak Leo ini.

Tahun itu juga, Bayu mencetuskan ide cerita Yowis Ben. Ia mengajak Tutus mengikuti audisi, memerankan Yayan yang terampil menggebuk drum. Tutus tidak percaya diri, karena belum berpengalaman main film.

“Bayu menyemangati saya untuk belajar akting sebelum audisi. Akhirnya saya diterima. Tentu senang diterima, tapi kendala kemudian datang,” beri tahu cowok berkulit sawo matang ini.

Proses syuting Yowis Ben adalah ujian Tutus sesungguhnya. Selama syuting, Tutus sering lupa dialog, terlebih dialog panjang.

“Saya tidak enak dengan pemain dan kru lain saat lupa dialog. Otomatis proses syuting jadi lama hanya karena saya,” ungkap Tutus yang selama di lokasi syuting terus disemangati pemain lain seperti Bayu, Brandon Salim, dan Joshua Suherman.

Perjuangan Tutus terbayar dengan reaksi penonton Yowis Ben setelah tayang. Lebih dari 900 ribu yang menyaksikan aktingnya, tak pernah terpikirkan sebelumnya olehnya. Seperti ketika ia mempromosikan Yowis Ben di salah satu bioskop di Banyuwangi, penonton mengular sampai di luar bioskop.

“Saya senang Presiden Joko Widodo mampir di bioskop di Malang untuk menonton Yowis Ben. Saya sempat bersalaman dan mengobrol sebentar dengan beliau. Presiden memuji film kami,” kenang Tutus sambil tersenyum.

Respons positif masyarakat memacu Bayu untuk menggarap Yowis Ben 2. Proses syuting berlangsung di Malang dan Bandung.

“Persiapan lebih matang karena kisah Yayan lebih berat, dia sudah menikah lalu timbul pergulatan batin antara memilih musik atau keluarga,” ceplos pria pengagum sastrawan Raymond Carver. Kali ini sudah mengantongi pengalaman main film, Tutus tidak lagi mengalami kesulitan menghafal dialog. 

Baru seminggu tayang, Yowis Ben 2 berhasil merangkul sekitar 670 ribu penonton. “Memang sudah banyak yang tidak sabar menonton Yowis Ben 2. Mudah-mudahan penonton puas dengan cerita yang ditawarkan,” harap Tutus.

(han / gur)
 

Penulis : Yohanes Adi Pamungkas
Editor : Yohanes Adi Pamungkas