Pamer Barang-barang Branded, KPI Tegur Acara Nih Kita Kepo Trans TV

Redaksi | 10 Februari 2021 | 21:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Sanksi administratif teguran tertulis dijatuhkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pada Program Siaran Nih Kita Kepo di Trans TV. Program ini dinilai tidak mengindahkan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI tahun 2012 tentang perlindungan terhadap anak dan remaja dalam aspek isi siaran. 

Bentuk pelanggaran Nih Kita Kepo, yakni menampilkan koleksi barang-barang branded dan mewah Indra dan Vanessa berupa topi, kalung, jam tangan, cincin, sepatu, baju dan mobil. Barang-barang mewah itu oleh mereka dipandang sebagai "murah banget". Terdapat pula adegan seorang wanita yang menjadikan beberapa tas koleksinya sebagai bantal untuk tidur dan uang dolar yang dihambur-hamburkan ke lantai.

Mulyo Hadi Purnomo, Wakil Ketua KPI Pusat, menyatakan tayangan seperti ini sama sekali tidak memberikan pembelajaran yang baik dan bermanfaat terlebih bagi anak dan remaja. "Di mana sisi positifnya. Jika gambaran ini dapat memotivasi mestinya dari bagaimana kesuksesan diperoleh. Bukan cara melebih-lebihkan memamerkan atau dengan menyebarkan uang-uang tersebut," katanya.

Tim Analis KPI Pusat menemukan beberapa pernyataan yang dianggap kurang sensitif terhadap masyarakat kelas bawah. Di antaranya pernyataan, ".. gimana yaa aku tuh bangun pagi suka stres kadang pusing, karena lihat handphone duit masuk ngga abis-abis, pengennya dibelanjain terus.."

"Di luar situasi pandemi pun, hal seperti itu bukan menumbuhkan watak dan perilaku yang baik," ujar Mulyo.

Dalam surat teguran yang telah disampaikan ke Trans TV, program acara berklasifikasi R atau remaja, mestinya mengikuti seluruh acuan yang ada dalam P3SPS KPI. 

"Ada amanat dalam UU Penyiaran bahwa isi siaran harus menumbuhkan watak dan jatidiri masyarakat Indonesia yang baik. Mestinya, tayangan bagi mereka itu berisikan hal-hal yang mendidik, bernilai sosial, kaya budi pekerti, sergta penumbuhan rasa ingin tahu remaja tentang lingkungan sekitar atau bersosialisasi dengan baik," jelas Mulyo.

Artikel ini diambil dari laman KPI.go.id.

Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi