Agus Kuncoro Raih Aktor Terfavorit PGA 2017 Berkat Dunia Terbalik

Ryan Muhjani | 25 November 2017 | 09:30 WIB
<p>Karier yang berkilau selama setahun terakhir tak membuat Agus Kuncoro terlena di zona nyaman. Ia berprinsip, hari esok harus lebih baik daripada hari ini dan kemarin. Seorang aktor harus menjunjung kesabaran dan keuletan untuk mencapai tujuan akhir.</p>
<p>Prinsip-prinsip itu memuluskan jalan Agus Kuncoro melewati 500 episode. Sejak menjadi aktor pada 1991 lewat film Saur Sepuh IV: Titisan Darah Biru, baru kali ia membintangi sinetron hingga ratusan episode.</p>
<p>&quot;Sudah setahun saya bekerja dengan pemain dan kru yang sama, keadaan yang tidak mudah saya lakukan sebenarnya,&quot; ungkap Agus Kuncoro.</p>
<p>Rahasia sukses Dunia Terbalik, terletak pada karakter-karakternya yang sangat ikonis. Agus Kuncoro punya 3 kiat agar identik dengan tokoh Akum.&nbsp;</p>
<p>Pertama, menjaga emosi selama di lokasi syuting. Kedua, menjalin hubungan harmonis dengan pemain lain termasuk kru. Ketiga, mencintai karakter yang diperankan meski Akum berbanding terbalik dengan kesehariannya.&nbsp;</p>
<p>&quot;Emosi naik turun (di lokasi syuting) itu hal biasa tapi saya berusaha berpikir positif. Kami bekerja bersama dalam tim. Bukan individual,&quot; aktor kelahiran 11 Agustus itu menjelaskan.&nbsp;Kini, Agus Kuncoro memilih fokus dengan apa yang dikerjakannya sekarang.&nbsp;</p>
<p>Lewat Dunia Terbalik, Agus Kuncoro meraih gelar Aktor Terpopuler di ajang Indonesian Television Awards 2017 dan Aktor Terfavorit Panasonic Gobel Awards 2017.</p> <p>Pencapaian ini pertanda Agus Kuncoro telah lekat di hati pemirsa layar kaca. Meski demikian, ia tak besar kepala. Menurutnya, esensi seorang aktor adalah menampilkan karakter dengan sungguh-sungguh ke hadapan penonton.</p>

TABLOIDBINTANG.COM - Berkat memerankan tokoh Akum dalam sinetron komedi Dunia Terbalik, Agus Kuncoro kembali berada di atas angin. Agus Kuncoro meraih gelar Aktor Terpopuler di ajang Indonesian Television Awards 2017 dan Aktor Terfavorit Panasonic Gobel Awards 2017. 

Penulis : Ryan Muhjani
Editor : Ryan Muhjani