Pernikahan Putri Eugenie, Fakta di Balik Gaun Pengantin yang Terbuka

Bunga Kusuma Dewi | 12 Oktober 2018 | 20:40 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Teka-teki gaun pernikahan Putri Eugenie terjawab sudah. Ada fakta menarik di balik gaun terbuka yang dikenakan cucu Ratu Elizabeth II itu.

Gaun memukau yang menampilkan rok lipit penuh itu dirancang oleh designer Inggris, Peter Pilotto dan Christoper De Vos. Secara khusus, Putri Eugenie meminta rancangan gaunnya dibuat terbuka di bagian punggung. Dia ingin memperlihatkan bekas operasi tulang belakang saat berusia 12 tahun.

Putri Eugenie, Pilotto dan De Vos bekerja sama dalam merancang gaun itu. Para perancang meneliti gaun-gaun sebelumnya yang dikenakan oleh anggota keluarga kerajaan dan mengaplikasikannya pada gaun pernikahan Putri Eugenie.

Gaun itu memiliki garis leher yang melipat di sekitar bahu ke punggung bawah dan menyambung menjadi ekor panjang yang indah. Pilloto dan De Vos menginterpretasikan kembali simbol-simbol dalam karangan bunga, dijalin ke dalam jacquard sutra, katun dan campuran viscose. Hasilnya kain tampak sangat modern menggunakan teknik yang sangat rumit.

Dalam sebuah wawancara, Putri Eugenie mengatakan sengaja membuat pakaian terbuka untuk memamerkan bekas operasi tulang belakang karena skoliosis. "Saya pikir Anda dapat mengubah cara kecantikan, dan Anda dapat menunjukkan kepada orang-orang bekas luka Anda. Saya pikir sangat istimewa berdiri untuk itu," kata Putri Eugenie kepada U.K This Morning seperti dilansir dari People.

Putri Eugenie mengikuti tradisi kerajaan dengan memilih gaun dengan gaya Inggris. Dari rilis yang dikeluarkan Istana, gaun itu dikembangkan lapis demi lapis, dilengkapi oleh korset dan menghasilkan rok lipit penuh.

Kecantikan Putri Eugenie dilengkapi dengan Tiara Greville Emeral Kokoshnik yang dipinjamkan Ratu kepadanya. Tiara tersebut dibuat dari berlian berbentuk bunga mawar dengan enam zamrud di kedua sisinya. Dia juga mengenakan anting berlian dan zamrud yang merupakan hadiah pernikahan dari Jack.

(bun) 

Penulis : Bunga Kusuma Dewi
Editor : Bunga Kusuma Dewi