Presiden Joko Widodo: Terima Kasih Gerakan Pramuka!

Redaksi | 14 Agustus 2021 | 09:57 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Pada masa pandemi COVID-19 ini anggota Gerakan Pramuka bekerja tanpa henti, bahu membahu dengan seluruh elemen bangsa membantu penanganan COVID-19 di lingkungan masing-masing.

Karena itu, Presiden Republik Indonesia selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka Ir. H. Joko Widodo menyampaikan terimakasih kepada seluruh anggota Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia.

"Inilah Jiwa Pramuka sejati yang tertuang dalam Dwi Darma, Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka, terpanggil rela berkorban untuk membantu sesama tanpa melihat perbedaan, suku, agama dan golongan", kata Presiden Joko Widodo yang menjadi Pembina Upacara Hari Pramuka ke-60 Tahun 2021 Tingkat Nasional pada Sabtu (14/8) pagi.

Presiden mengatakan bahwa seluruh anggota Gerakan Pramuka harus menjadi contoh, teladan, dan tangguh menghadapi setiap tantangan, menggalang kepedulian kepada sesama, bersedia  berkorban, suka menolong, membantu meringankan beban keluarga, saudara dan tetangga-tetangga kita.

"Pramuka juga harus menjadi pelopor kedisiplinan terutama disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, disiplin memakai masker, menjaga jarak, disiplin mencuci tangan tiap saat dan disiplin untuk menghindari kerumanan", ucap Kak Joko Widodo.

Pramuka juga harus berada di barisan terdepan melindungi diri, teman-teman dan keluarga yang kita sayangi, kalau ada yang tidak mematuhi protokol kesehatan harus diingatkan diberi penjelasan, diberi pengertian dan kalau ada yang berusia diatas 12 tahun belum divaksin ajak untuk segera divaksin. 

"Karena kunci untuk bisa keluar dari pandemi adalah kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi untuk mencapai kekebalan komunal," tegas Presiden.

Presiden Jokowi juga menyampaikan pesan kepada segenap anggota Gerakan Pramuka untuk giat belajar di mana saja, kapan saja dan dengan siapa saja.

"Kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi setinggi-tingginya, selalu mengejar kemajuan teknologi,  mengikuti perkembangan zaman dengan cepat, fleksibel dan harus cerdik," tambah Kamabinas.

Tak lupa presiden menekankan kepada seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk tidak pernah lupa dengan Identitas bangsa, membangun karakter kebangsaan yang kokoh, mengamalkan nilai-nilai Pancasila yang sejati, menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dan juga merawat Kebinekaan demi kejayaan Indonesia.

Sementara itu Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso dari Gedung Pandansari, Cibubur, Jakarta mengatakan segera merespon arahan presiden pada peringatan Hari Pramuka ke-59 tahun 2020 yang lalu.

Kak Budi Waseso menuturkan bahwa sejak itu Kwartir Nasional telah membentuk Satuan Tugas Penanggulangan COVID-19, juga satuan-satuan sejenis di tingkat Kwartir Daerah, Cabang, sampai dengan Ranting. 

"Berbagai upaya dalam rangka untuk membantu menanggulangi Pandemi COVID-19 telah kami lakukan, mulai dari lingkungan Gerakan Pramuka itu sendiri, antara lain menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dalam setiap kegiatan, seperti melakukan test swab antigen sebelum melaksanakan acara. Kami menggerakkan 11.000 anggota Gerakan Pramuka sebagai Duta Perubahan Perilaku," ungkap Kak Budi Waseso

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka juga  mengatakan bahwa peran dari Duta Perubahan Perilaku yang dijaring dari anggota Gerakan Pramuka adalah untuk mensosialisasikan agar masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan.

"Sebanyak 2.500 personil Relawan Pramuka juga ikut membantu menyiapkan dan mendistribusikan alat pelindung diri, membantu penyemprotan desinfektan, melaksanakan vaksinasi bagi lebih dari 1 juta anggota Gerakan Pramuka, dan ikut pula mendonorkan darah serta plasma konvalesen," tambah Kak Budi Waseso

{gallery}media_folder=21069{/gallery}

Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi