Posting Soal Alay dan Kesombongan, Astrid Kuya Sindir Deddy Corbuzier?

Nanda Indri Hadiyanti | 12 Maret 2018 | 06:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Astrid Kuya, istri Uya Kuya, tiba-tiba membahas mengenai alay dan juga hukumnya menurut agama. Lewat unggahan di Instagramnya, Astrid Kuya menuliskan alay bukan hal yang diharamkan. 

"Alay itu tidak haram !!! Tapi sombong bisa jadi dosa," tulisnya Minggu (11/3). 

Unggahan itu diposting ulang akun taantee_reempoonng. "ALAY ITU TIDAK HARAM, SOMBONG BISA JADI DOSA katanya mbak astrid istri dari mas uya. Coba teman2 disini definisikan apa itu ALAY," tulis akun tersebut.

Netizen menduga postingan Astrid Kuya itu menyinggung video Deddy Corbuzier yang membahas soal artis alay. Mereka menganggap Astrid Kuya merasa tersindir dengan isi video Deddy Corbuzier yang diunggah di Youtube. 

Soal ini, netizen justru mengingatkan Astrid soal acara yang dibawakan Yua Kuya. Netizen mengungkapkan bahwa membawakan acara alay yang membuka aib orang lain termasuk gibah dan tidak diperbolehkan dalam agama Islam. 

"Ini bunda @astridkuya nyambungin vlog nya om @mastercorbuzier kah.?? Yg saya lihat om dedy ga ada ngomong haram dan dosa dehhh.. Kurang nyambung sepertinya bunda astrid kalau memang maksud instastory nya utk om ded ya.. Kalau aku boleh ingetin,membawakan acara yg isinya ghibah juga dosa lohh bun maaf ya kalau ada kata yg menyinggung,hanya saling mengingatkan hati2 dalam ber insta story," komentar salah satu netizen. 

Sementara ada juga netizen yang membela Deddy Corbuzier dan menyebut Astrid Kuya sedang membela diri karena merasa tersinggung dengan unggahan Deddy Corbuzier. 

"Gue ngeliatnya @mastercorbuzier gak sombong kok, emang gayanga aja yg begitu. Lagian yg diomongin sama om deddy bener juga kemana2. Kesindir ya mbak @astridkuya ?? Ciyyeehhhh pembelaan dari yg alay hahahahha," kata netizen tersebut. 

Tak lama setelahnya, istri Uya Kuya itu meluruskan tudingan orang-orang. Katanya unggahan itu bukan lah untuk Deddy Corbuzier, melainkan untuk orang lain. 

(nda/ari)

Penulis : Nanda Indri Hadiyanti
Editor : Nanda Indri Hadiyanti