Citra Kirana Eksis Bersama MD Entertainment, Sinemart Keberatan?

Indra Kurniawan | 3 November 2018 | 04:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Citra Kirana sudah 10 tahun malang melintang di jagat hiburan. Berkarier sejak usia belia lewat sinetron Nikita (2009), Citra Kirana menemukan momentum kesuksesan lewat peran Rumana yang alim dalam sinetron TBNH.

Peran itu mengantar Citra Kirana menyabet gelar Aktris Terfavorit di Panasonic Gobel Award 2013 dan Pemeran Utama Wanita Terpuji Festival Film Bandung 2013. 

TBNH berakhir pada 7 Februari 2017. Sinetron yang mengudara di RCTI sejak 28 Mei 2012 itu berakhir di episode 2.185. Ia memecahkan rekor sinetron dengan episode terpanjang di Indonesia yang sebelumnya dipegang Cinta Fitri selama 7 musim (1.002 episode).

Berakhirnya TBNH memunculkan spekulasi bahwa karier Citra Kirana akan redup. Spekulasi menguat setelah dua sinetron yang dibintanginya kemudian tidak sesukses TBNH. Terakhir, ia tampil di sinetron Tuhan Beri Kami Cinta bersama Dude Harlino dan Baim Wong. Setelah itu, Citra Kirana absen lama dari layar kaca. 

Bukan berarti ia tidak berusaha. Citra Kirana kemudian mencari kesempatan berkarya di layar lebar. Beberapa rumah produksi ia sambangi, sampai akhirnya dipinang MD Pictures.

“Ternyata yang cepat prosesnya, Asih,” aku Citra Kirana.

MD Pictures memercayakan karakter Puspita kepada aktris kelahiran 23 April itu. 

Pihak Sinemart, kata Citra Kirana, tidak keberatan dengan keputusannya. Citra Kirana diberi kebebasan untuk berkarya di luar selagi tidak ada ikatan kontrak dengan Sinemart.

“Sinemart enggak keberatan karena aku memang enggak (kontrak) eksklusif dengan mereka. Cuma sinetron saja dari dulu aku bersama Sinemart. Kalau film, sih mereka membebaskan,” sambungnya, semringah.

Citra Kirana membantah menerima tawaran film hanya untuk mengisi waktu luang sambil menunggu sinetron baru.

“Enggak, sih. Dari terakhir main sinetron, aku selalu bilang pengin mencoba main film. Makanya begitu ditawari Asih yang ceritanya menarik, aku tertarik untuk bergabung,” Citra Kirana menepis. 

(ind / gur)

Penulis : Indra Kurniawan
Editor : Indra Kurniawan