Suzzanna Bernapas dalam Kubur Hampir Menyentuh 2 Juta Penonton

TEMPO | 22 November 2018 | 22:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Film Suzzanna Bernapas dalam Kubur yang dibintangi Luna Maya, yang telah memecahkan rekor penonton film horor di hari pertama penayangan, makin berkibar di bioskop. Dalam 4 hari tayang, film Suzzanna Bernapas dalam Kubur sukses meraih lebih dari sejuta penonton. Di hari ke 5 bahkan menyalip film A Man Called Ahok dengan jumlah penonton 1,282,820. Saat itu, film A Man Called Ahok meraih 1,1 juta penoton.

Lewat unggahannya di akun Instagramnya, Luna Maya mengabarkan bahwa filmnya sudah meraih 1.803.683 penonton. "#alhamdulillah #suzzanna," tulis Suzzanna di unggahannya pada Kamis, 22 November 2018.

Kesuksesan Suzzanna diambut suka cita netizen. Mereka bahkan berharap film ini bisa mengalahkan Dilan 1990 yang saat ini bertengger di posisi puncak film paling laris 2018. "Keren ka @lunamaya pasti nyampe 7jt ya aminn," komentar seorang netizen. Tak sedikit pula netizen yang mengeluh belum menonton film itu karena selalu kehabisan tiket. Sebagian mengatakan terpaksa menonton larut malam karena kursi bioskop tersisa hanya di jam itu. "Mau nonton lagi kemaren pas nonton kebanyakan tidur soalnya dapet tiket kemalaman.saking full nya ," tulis seorang netizen.

Film Suzzanna: Bernafas dalam Kubur bercerita tentang pasangan suami istri Suzzanna (Luna Maya) dan Satria (Herjunot Ali) yang sudah menikah selama tujuh tahun tetapi belum dikaruniai anak. Mereka tinggal bersama tiga pembantunya: Mia (Asri Welas), Tohir (Ence Bagus), dan Pak Rojali (Opie Kumis). Kehamilan Suzanna yang ditunggu-tunggu akhirnya terjadi, namun sayangnya bertepatan dengan rencana dinas Satria ke luar negeri. Hal ini dimanfaatkan empat karyawan Satria: Jonal (Verdi Solaiman), Umar (Teuku Rifnu Wikana), Dudun (Alex Abbad), dan Gino (Kiki Narendra), yang menyimpan dendam kepada Satria dan berniat merampok rumah Satria ketika rumahnya sepi.

Naas, rencana perampokan berubah menjadi pembunuhan Suzanna yang seharusnya pergi bersama tiga pembantunya ternyata pulang sendiri karena kondisi tubuh yang lemah. Panik, mereka lalu mengubur jenazah Suzzanna di belakang rumah. Anehnya, keesokan hari, Suzzanna tetap beraktivitas seperti biasa di rumahnya, seperti tak terjadi apa-apa.

TEMPO.CO

Penulis : TEMPO
Editor : TEMPO