Obati Luka Masa Lalu, Ini Kesaksian Peserta Reality Show GARIS TANGAN Antv

Ari Kurniawan | 6 Desember 2019 | 11:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Program reality show Garis Tangan ANTV mendapat sambutan positif dari pemirsa. Acara yang dipandu Uya Kuya ini sering menenpati posisi teratas perolehan rating dan share pada jam penayangannya. 

Kesuksesan tersebut berbanding lurus dengan jumlah peserta yang mendaftar. Pria dan wanita, dari berbagai daerah di Indonesia, mengantri untuk bisa mendapat kesempatan mencari jodohnya di program Garis Tangan. 

Kamis (5/11), tabloidbintang.com berkesempatan berbincang langsung dengan dua calon peserta. Mereka adalah Dina Merry (21 tahun) dan Very Hidayat (27 tahun). 

"Aku ikut Garis Tangan karena mau mencari pasangan," kata Dina. "Mudah-mudahan di program ini saya bisa mendapatkan pasangan, setelah sempat mengalami kegagalan di hubungan sebelumnya," Very menimpali.

Garis Tangan sendiri merupakan program perjodohan yang terbilang unik. Tak hanya mempertemukan pria dan wanita single, program ini juga menghadirkan dua experties, yakni Rudi Ruach (indigo) dan ahli hipnoterapi Arbi Alfarisi. 

Rudi Ruach dan Arbi Alfarisi, dengan keahlian masing-masing, bertugas untuk mengulik masa lalu dan sisi gelap peserta. Mereka lantas memberikan solusi untuk tiap peserta agar berhasil menemukan pasangan.

Keunikan itulah yang menarik Dina dan Very untuk mendaftar. Lewat penerawangan Rudi dan metode hipnoterapi Arbi, mereka berharap bisa lebih mengenal sang calon pasangan. Tidak seperti "membeli kucing dalam karung".

"Ya pasti aku pernah gagal, kayak disakitin, diselingkuhin. Di sini kita bisa tahu gimana latar belakag dia dan bisa buat pilihan aku yang pas," bilag Dina. 

Tak mau main-main, jika menemukan pria yang cocok, Dina berniat untuk langsung menikah. Demikian juga dengan Very. 

"Langsung nikah. Saya ke sini sudah restu keluarga. Jadi memang niatnya serius," Very menegaskan. 

(ari)

Penulis : Ari Kurniawan
Editor : Ari Kurniawan