Si Doel The Movie: Ringkas, Langsung Ke Pokok Persoalan

Wayan Diananto | 11 Agustus 2018 | 06:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Sama seperti pasangan Rangga-Cinta, Si Doel (Rano), Sarah (Cornelia), dan Zaenab (Maudy) tumbuh bersama penggemar.

Saat generasi 1990-an berkarier dan berkeluarga, Si Doel juga merasakannya. Doel menikahi Sarah. Layaknya rumah tangga pasangan lain, keduanya cekcok. Sarah marah besar mendapati Doel menolong Zaenab yang mengalami perdarahan. Dalam amarahnya, Sarah minggat dari rumah.

Empat belas tahun berlalu sejak tragedi itu, Doel dihubungi Hans (Adam) yang kini bermukim di Belanda. Ia meminta Si Doel membeli sejumlah aksesori bernuansa Betawi untuk dipamerkan di festival seni di Amsterdam.

Bersama Mandra (Mandra), Doel memenuhi permintaan Hans untuk mengirim langsung pesanan ke Belanda. Zaenab yang kini menjadi istri  Doel gelisah apalagi, setelah dikabari Atun (Suti Karno), Hans adalah kerabat Sarah.

Di layar lebar, kisah Si Doel tetap bersahaja. Konflik yang disajikan masuk akal meski kalau ditimbang lebih jauh, karakter Si Doel tampaknya kurang berkembang. Belasan tahun lalu menjadi insinyur, kariernya jalan di tempat, menjadi teknisi serabutan. Begitu pula Zaenab yang penyabar, berbakti, dan menerima kenyataan tanpa pemberontakan. 

Di sisi lain, Sarah di tangan Cornelia memperlihatkan letupan emosi dan lapisan motivasi yang kuat. Dengan status ibu satu anak, meski tidak tergambar jelas apa kariernya di luar negeri, kita memahami pergolakan batin Sarah sebagai manifestasi cinta yang teramat dalam. Semakin mencoba melupakan Si Doel, semakin ia jatuh cinta. 

Rano menangani kisah Si Doel dengan rapi, tidak berlarut-larut. Durasinya ringkas, bicara langsung ke pokok persoalan, dan tentu saja tertolong oleh performa Mandra yang konsisten. Tanpa Mandra, Si Doel The Movie tidak akan terasa segar. 

Pemain : Rano Karno, Maudy Koesnaedi, Cornelia Agatha, Mandra, Adam Jagwani

Produser : Frederica

Sutradara : Rano Karno

Penulis : Rano Karno

Produksi : Karnos Film, Falcon Pictures

Durasi : 85 menit

(wyn / gur)

Penulis : Wayan Diananto
Editor : Wayan Diananto