Ngenes, Film Anyar Rano Karno dan Maudy Koesnaedi Baru Menjaring 8 Ribu Penonton

Indra Kurniawan | 22 Februari 2022 | 08:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Duet Rano Karno dan Maudy Koesnaedi pernah sukses mengantar trilogi Si Doel The Movie ke puncak kesuksesan. Tidak kali ini. Film baru Rano dan Maudy yang berjudul Pelangi Tanpa Warna kurang mendapat respons dari penonton film Indonesia.

Melansir data filmindonesia.or.id, hingga hari ke-4 penayangan di seluruh jaringan bioskop Tanah Air, film yang disutradarai Indra Gunawan baru menjaring 8.609 penonton sejak edar pertama kali Kamis (17/2) lalu. 

Angka yang sangat kecil. Bandingkan dengan Kukira Kau Rumah atau Dear Nathan: Thank You Salma. Dua film tersebut di hari penayangan yang sama mampu mengumpulkan ratusan ribu penonton. Apakah pamor Rano dan Maudy sudah habis?

Memang terlalu prematur menilai film produksi Falcon Pictures ini gagal. Akan tetapi seperti yang sudah-sudah jika kurang mendapat perhatian penikmat film, jumlah layar akan dikurangi dengan sendirinya dan itu akan berdampak pada jumlah penonton. 

Apalagi Kamis (24/2) mendatang, bioskop kembali kedatangan film Indonesia berjudul Garis Waktu. Film produksi MD Pictures yang dibintangi Reza Rahadian, Michelle Ziudith, dan Anya Geraldine itu berpotensi mendulang sukses. Garis Waktu menggantikan KKN Di Desa Penari yang pemutarannya kembali ditunda untuk kedua kalinya.

Pelangi Tanpa Warna bercerita tentang sebuah keluarga kecil yang hidup bahagia, yakni Ferdi (Rano Karno) dan Kirana (Maudy Koesnaedi). Problem muncul ketika diketahui Kirana mengidap penyakit alzheimer. Membuat Ferdi harus menghadapi kenyataan istrinya semakin lupa akan hal sederhana hingga penting.

Walau kedua karakter yang dimainkan Rano dan Maudy di Pelangi Tanpa Warna berbeda jauh dengan cerita Si Doel, namun karakter mereka di Si Doel masih melekat kuat di benak para penonton. Sulit untuk dilepaskan. Rano ya Kasdullah alias Doel, Maudy adalah Zaenab. Akankah jumlah penonton Pelangi Tanpa Warna bertambah signifikan dalam beberapa hari ke depan?

Penulis : Indra Kurniawan
Editor : Indra Kurniawan