Kunjungi Lapas Pondok Bambu, Maia Estianty Diminta Angelina Sondakh Menjadi Juri

Christiya Dika Handayani | 19 September 2018 | 13:15 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Maia Estianty sempat mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pondok Bambu, Jakarta Timur. Kedatangan Maia ke lapas khusus wanita itu atas undangan dari Angelina Sondakh, yang memang ditahan di sana karena tersangkut kasus suap Wisma Atlet Palembang, 2012 lalu.

Hal ini diketahui dari keterangan yang ditulis Maia Estianty dalam video yang diunggah di Instagramnya, Selasa (18/9). Kedatangan ibu dari Al, El dan Dul ini awalnya hanya kunjungan biasa. Namun, karena ide dari Angelina Sondakh, Maia Estianty diminta untuk melatih sekaligus menjadi juri untuk sejumlah penghuni lapas.

Tampak di unggahannya, Maia Estianty duduk di samping Angelina Sondakh. Di depan mereka sejumlah penghuni lapas menyanyikan lagu berjudul Yang Penting Happy dengan diiringi petikan gitar.

"Kebahagiaan ketika mengunjungi teman yang berada di Lapas wanita Pondok Bambu, ada Angelina Sondakh disana, dan duduk disebelahku, juga melatih dengan gratis para penghuni lapas yang bisa dan berminat di musik, karena mereka akan tampil. Sukses untuk penampilannya ya," tulis Maia Estianty.

"Terimakasih Anggie yang sudah berinisiatif mengundang aku (lewat temannya) untuk datang kesana. Walaupun saya datang sendiri, kemudian disana ada ide datang dari Mbak Anggie (yang tadinya saya cuma berkunjung biasa) akhirnya dadakan aku jadi juri dan coach untuk mereka yang ada di lapas..... (kalo gini keliatan banget ya pada tomboy semua, krn ngga sadar di kamera oleh petugas)," lanjutnya.

Mantan istri Ahmad Dhani ini juga mengucapkan terima kasih untuk sejumlah pihak yang telah mengundangnya ke lapas. Tak lupa, Maia Estianty mendoakan agar para penghuni lapas bisa diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi hidup. Ia juga sempat memberi ancaman untuk sejumlah netizen yang memberikan komentar buruk.

"Terimakasih ibu Kalapas dan para petugas yang mengijinkan saya menjadi juri mereka. Doakan ya teman2 di lapas agar mereka untuk selalu kuat dan sabar menghadapi kisah perjalanan hidup yang tidak mudah. (ada komentar nggak enak untuk penghuni lapas, mohon maaf akan saya block)," tutup Maia Estianty.

(dika/ray)

Penulis : Christiya Dika Handayani
Editor : Christiya Dika Handayani