Clayton Tumbuh Jadi Anak yang Aktif, Begini Cara Parenting Michael Rendy Wiyono dan Istri

Redaksi | 3 September 2022 | 23:59 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Menjadi seorang konten kreator keluarga, apalagi melibatkan anak kecil, tentu bukan hal mudah. Untuk menghindari  perdebatan serta tudingan eksploitasi anak, konten keluarga harus menyesuaikan mood sang anak. Orangtua tak bisa memaksakan anak ketika tak mau membuat konten.

Tapi ada pula karakter anak yang senang dan aktif bila diajak membuat konten. Anak yang ceria dan percaya diri seperti ini tak lepas dari cara orangtuanya mendidik.

Konten kreator Michael Rendy Wiyono dan istrinya, Lizzebeth, telah membiasakan mengajak buah hatinya Clayton mengobrol sejak usianya masih tiga bulan. Hal itu dilakukan guna menstimulasi Clayton menjadi anak yang aktif dan ceria.

"Orang tuanya harus aktif. Saya dari sejak Clay usia 3 bulan, hampir setiap hari selalu ajak ngobrol terus," tutur Michael Rendy Wiyono.

Dalam hal mendidik anak, pria yang akrab disapa Ayah Clay ini selalu berdiskusi dengan istrinya. Cara mendidik anak oleh kedua orangtua harus konsisten agar anak tak menjadi bingung.

"Kami paling anti memanjakan anak. Lalu kami mendidik anak selalu dengan kesepakatan. Jadi satu suara, satu visi, satu tujuan. Jadi anak tidak bingung mesti mengikuti didikan yang mana. Karena kami suami istri satu suara, satu cara mendidik," jelasnya.

Tak heran jika Clayton kemudian tumbuh menjadi anak yang aktif, komunikatif dan cerdas. Selain cara mendidik, Michael Rendy dan istrinya memberikan asupan makanan yang sehat.

Berbeda dengan anak seusianya yang pilih-pilih makan, Clayton justru senang makan makanan sehat. Michael mengatakan, buah hatinya itu sangat suka makan sushi mentah.

"Setiap hari kami berikan Clay multivitamin, dan makanan favoritnya itu salmon mentah di sushi Tei," tandasnya.

Michael dan istrinya juga bukan tipe orangtua yang protektif. Mereka cenderung membebaskan putranya untuk mencoba hal-hal baru. Meski Clay aktif di depan kamera tanpa disuruh, orang tuanya tetap membatasi konten dirinya.

Hal ini agar Clayton tetap tumbuh menjadi anak-anak normal yang juga menikmati waktu bermain dan belajar. Saat ini, Clayton sendiri sudah sekolah tingkat Pre-K.

Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi