Shaheer Sheikh: Dulu Arjuna, Kini Bejo

Vallesca Souisa | 14 Oktober 2017 | 15:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Bintang India datang silih berganti menyapa penggemar di Tanah Air dalam kurun tiga tahun terakhir. Namun hanya Shaheer Sheikh (30) yang namanya bergaung dan melekat kuat hingga hari ini.

Kini Shaheer Sheikh kembali beraksi di layar ANTV lewat sinetron Malaikat Tak Bersayap (MTB). Apa yang membuatnya betah tinggal di Indonesia? Bagaimana kehidupan percintaannya pascapisah dari Ayu Tingting?

Popularitas Shaheer Sheikh di Indonesia melambung seiring sukses memerankan Arjuna dalam serial Mahabharata (2014-2015). Sejak itu, karya-karyanya selalu menyedot perhatian. Dari reality show Panah Asmara Arjuna (2014) hingga sinetron drama Cinta di Langit Taj Mahal (2015). Nama pria kelahiran 26 Maret 1987 ini kian disorot saat berembus gosip asmara dengan pedangdut Ayu Tingting. 

Shaheer Sheikh sempat mudik ke India awal 2016 lalu. Namun ia masih sering bolak-balik India-Jakarta untuk berkarya. Maipa Deapati Datu Museng salah satu film kolosal yang baru saja rampung dikerjakannya di Indonesia, akan rilis Januari 2018.

“Alhamdulilah, saya selalu ada pekerjaan di sini, selalu diberikan tawaran. Saya rasa ini kehendak Tuhan," ungkap Shaheer Sheikh yang ditemui Bintang, Kamis (5/10) lalu.

Alasan lain dirinya tetap eksis di sini, diungkapkan Shaheer Sheikh, "Kebetulan saya punya beberapa teman di sini dan bekerja di industri hiburan juga." Tak bisa dimungkiri karakter Arjuna memberi pengaruh besar terhadap kelanggengan kariernya di Indonesia.

“Arjuna tokoh yang luar biasa. Dia membuat hit, hingga begitu melekat di hati pemirsa. Di samping itu, saya rasa, orang-orang, penggemar di Indonesia juga melihat saya apa adanya."

Rasa suka yang besar dari pemirsa mendatangkan kesempatan bagi Shaheer Sheikh. Terlebih ia merasa punya ikatan yang kuat dengan Indonesia.

“Ikatan yang terbangun di masa lalu itu terasa kuat. Saya mencintai negeri ini. Saya mencintai orang-orangnya. Dan saya bahagia bisa kembali menghibur kalian!” seru Shaheer Sheikh.

Ia menamai dirinya Mas Bejo. Sebuah panggilan yang kedengarannya merakyat banget.

Pemberian nama Mas Bejo bukan tanpa alasan. Mas Bejo terinspirasi dari nama warung.

“Suatu kali saya makan di warung. Nama warungnya Bejo. Saya tanya, 'Bejo itu apa artinya?' Kata yang punya warung, Bejo itu bahasa Jawa artinya beruntung. Sejak saat itu saya mau dipanggil Mas Bejo, biar saya beruntung," jelas Shaheer Sheikh. Orang-orang di lokasi syuting MTB kini memanggilnya Mas Bejo. Pun para penggemarnya. 

Shaheer Sheikh kini punya tantangan baru, yaitu memerankan karakter malaikat di MTB.

“Ini sesuatu yang baru. Saya belum pernah memerankan malaikat sebelumnya. Arjuna bukan malaikat. Mencari referensinya tentu sulit. Apa yang saya lakukan adalah, saya melihat bayi yang baru lahir, mereka suci, tidak punya prasangka apa-apa, polos. Saya mengambil referensi dari sana untuk memahami karakter malaikat,” jelas Shaheer Sheikh. 

 

(val / gur)

 

Penulis : Vallesca Souisa
Editor : Vallesca Souisa