Mus Mulyadi Berjuang Melawan Diabetes, Helen Sparingga Setia Merawat dan Menemani

Vallesca Souisa | 11 April 2019 | 18:15 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Penyanyi keroncong Mus Mulyadi beristrikan Helen Sparingga, penyanyi pop di era 1980-an. Keduanya menikah pada 1974.   

Sebagai istri, Helen Sparingga tak hanya mendampingi di sang suami di masa jayanya. Bahkan di saat sang suami berjuang melawan diabetes, Helen Sparingga setia menemani.

Karena penyakit diabetes, penglihatan Mus Mulyadi menjadi terganggu. Namun hal itu sempat disembunyikan Mus Mulyadi pada istrinya. Helen Sparingga mulai curiga saat merasa ada yang tak beres dengan suaminya.

“Saya tahu dia belum bisa menerima. Dia masih mau kelihatan seperti dulu, seolah-olah memang enggak ada apa-apa. Dulu dia malah menyembunyikan dari saya, penglihatannya sudah enggak jelas. Saya curiga, kalau nonton televisi itu, matanya nyureng banget. Jalan suka kesandung-sandung sampai jatuh. Setiap saya tanya, dia bersikeras itu karena minusnya bertambah. 'Ya sudah, nanti saya beli kacamata baru!' Begitu dia menutupinya,” cerita Helen Sparingga pada Tabloid Bintang Indonesia pada 2010 lalu.

Helen Sparingga sempat meminta sang suami menjaga makan, pergi ke dokter, dan mengurangi pekerjaan agar penyakit diabetesnya tak makin memburuk. Tapi hal itu tak digubris Mus Mulyadi. “Selalu saja menyepelekan,” ujar Helen Sparingga. Akibatnya, penglihatan Mus Mulyadi makin menurun. Ia bahkan melakukan sejumlah operasi mata untuk memulihkan penglihatan. Tapi hal itu tak membuahkan hasil.

“Setelah kejadian ini, saya menderita. Kalau saya bisa memberikan satu mata saya, saya mau kasih. Tapi enggak bisa. Mas Mul sudah enggak bisa melakukan pencangkokan mata,” ungkapnya lirih. 

Suami menderita diabetes, Helen Sparingga dengan telaten merawat. Makanan, minuman, obat, benar-benar dikontrol Helen Sparingga. “Saya gantian menjaga dia dengan satu orang yang sudah lama bekerja dengan kami, Mbak Mis namanya. Pagi sampai sore, Mbak Mis yang mengontrol. Sore sampai subuh giliran saya yang menjaga Mas Mul. Biasanya saya menunggui dia sambil menjahit,” papar wanita yang pernah tergabung dalam Sparingga Sister di era 1970-an ini. 

Kata Helen Sparingga, ia sangat mencintai sang suami. Tak tebersit sedikitpun meninggalkan sang suaminya yang sakit. “Saya itu sudah cinta mati sama Mas Mul. Dia itu sudah seperti jodoh dari Tuhan. Enggak mungkin saya meninggalkan dia,” ungkap Helen Sparingga.
 

(val/bin)

Penulis : Vallesca Souisa
Editor : Vallesca Souisa