Cerita Kiwil Hidup Berpoligami dengan Dua Istri

Altov Johar | 16 Mei 2019 | 12:45 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Komedian Kiwil memiliki prinsip untuk tidak tinggal satu atap bersama kedua istrinya. Menurut Kiwil, hal itu hanya berlaku bagi yang tak mampu. Oleh sebabnya ia membelikan rumah untuk masing-masing istrinya.

"Kiwil dari dulu punya prinsip tidak akan pernah menjadikan satu, kedua istri gua satu rumah. Yang punya istri lebih dari satu punya satu rumah itu karena enggak mampu beli rumah," ujar Kiwil di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (15/5).

Kiwil tidak menyangkal kedua istrinya selalu rukun. Dikatakan Kiwil, mungkin di depan mereka terlihat akur, namun siapa yang tahu jika di belakang. Ia menilai, rasa cemburu akan tetap ada di diri masing-masing istrinya.

"Gue punya bini dua enggak bakalan akur ya karena bicara soal perempuan, jangan bicara soal fisik. Soal rasa, taste, biasanya soal rasa. Biasa lah perempuan itu kan identik dengan cemburu," ungkap Kiwil.

"Makanya saya bilang Rohimah, Meggy, hitunglah kalau punya suami yang paling tampan, minimal kamu punya beban. Bahwa kamu punya suami yang tidak hanya kau miliki tapi ada yang lain yang memiliki," lanjut Kiwil.

Di saat berkunjung ke rumah istri pertama, Kiwil mengaku tidak harus memberi tahu istri keduanya. Pun sebaliknya. Tanpa diberi tahu, Kiwil yakin masing-masing mereka sudah mengetahuinya.

"Jangankan masalah saya ke rumah yang satu, kita beli apa dia paham. Perempuan sensitif. Ya mau enggak mau lah (dibelikan dua-duanya) yang namanya kayak gitu ya harus lah. Tapi minimal gantian karena kan setiap perempuan itu memiliki selera yang berbeda," urainya.

Lantaran kesibukan yang dijalani, Kiwil tak menampik jarang pulang ke rumah. Namun setiap kali pulang, ia berusaha untuk memuaskan istrinya baik lahir maupun batin.

"Sekarang saya lagi sibuk syuting sinetron, mereka paham. Itu lah hebatnya Rohimah dan Meggy, mereka memiliki jiwa yang sangat sabar, istri salehah, mudah-mudahan surga buat mereka," ucap Kiwil.

(tov/bin)

Penulis : Altov Johar
Editor : Altov Johar