Tina Toon Cerita Pengalaman Pertama Kampanye dalam Pemilu 2019

TEMPO | 5 Mei 2019 | 18:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Tina Toon menceritakan pengalaman pertamanya berkampanye dalam Pemilu 2019. Pelantun lagu anak Bolo-bolo itu mengatakan banyak kejadian di luar dugaan saat menjalani masa kampanye ke berbagai wilayah di daerah pemilihannya.

Tina Toon maju sebagai calon anggota DPRD DKI daerah pemilihan atau dapil 2 Jakarta Utara dari PDI Perjuangan. Dapil DKI Jakarta 2 meliputi wilayah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, terdiri dari Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu Selatan, Koja, Cilincing, dan Kelapa Gading. "Ada lawan politik yang menyiram lokasi saya dan ada juga yang merobek spanduk saya," kata Tina Toon saat dihubungi, Sabtu, 4 Mei 2019.

Tina Toon menjelaskan, istilah menyiram merupakan upaya lawan politiknya yang mendatangi lokasi yang telah ia kunjungi. Biasanya, kata Tina, lawan politik yang datang setelah kunjungannya memberikan bingkisan atau cindera mata kepada warga yang di kunjunginya.

Tina mengaku sempat bingung melihat sengitnya persaingan tersebut. Namun, ia yakin bahwa warga di dapilnya terutama di kawasan Cilincing dan Kelapa Gading bakal tetap mendukungnya. "Sekarang pemilih pintar. Mereka dikasih apa sama caleg diterima dan yang dicoblos orang yang menurut mereka baik."

Selama masa kampanye Tina Toon mengaku banyak merasa ketakutan karena belum memahami secara menyeluruh aturan kampanye dalam pemilu. Namun, Tina mau belajar dan banyak berkoordinasi dengan panitia pegawas terkait hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama masa pemilu. "Bagi sebagian orang mungkin adanya pegawas bisa jadi merepotkan. Tapi bagi saya justru membantu memahami aturan pemilu," ucapnya. "Pengawas merupakan wasit yang justru menjaga kita kalau kita tidak salah."

Tina Tonn diperkirakan akan melenggang ke Kebon Sirih pada pemilu tahun ini. Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyatakan Tina masuk di dalam 25 persen anggota DPRD DKI 2019-2024 dari partainya yang merupakan wajah baru. Prasetio juga menyebut eks staf Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Ima Mahdiah, lolos menjadi anggota DPRD DKI.

TEMPO.CO

Penulis : TEMPO
Editor : TEMPO