Semangat Toleransi Memudar, Mona Ratuliu Menerapkan Ini Di Rumah

Wayan Diananto | 21 Januari 2019 | 05:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Sepanjang tahun lalu, kasus intoleransi di sejumlah daerah merebak dan mengundang keprihatinan khalayak. Mona Ratuliu (36) salah satunya. Sebagai ibu 3 anak, Mona Ratuliu menindaklanjuti merebaknya kasus intoleransi dengan membekali pemahaman kepada putra-putrinya bahwa mereka hidup di masyarakat yang majemuk. Pelajaran tentang toleransi, menurutnya, dimulai dari keteladanan di rumah.

"Cara kita memperlakukan asisten rumah tangga, misalnya. Itu bisa dijadikan contoh buat anak-anak menghargai orang lain. Cara kita bercanda juga harus diperhatikan. Dengan sahabat dekat, kita bisa saja bercanda dan memanggilnya, 'Heh, Jawa, sini lo!' Saat anak mendengar lalu menerapkan itu di lingkungan pergaulan sekolah, bisa jadi temannya tersinggung dan menganggap ini intoleransi," ulas Mona Ratuliu kepada tabloidbintang.com di Jakarta, pekan ini.

Karenanya, Mona Ratuliu mengajak para ibu lebih berhati-hati dalam bersikap maupun bercanda. Selain itu, memperhatikan kebutuhan sosial anak khususnya di usia remaja. Kadang kita pulang kerja dalam kondisi lelah, menanggapi cerita si kakak dengan ala kadarnya. Si kakak cerita dengan bersemangat, kita menyangka dia cerita sambil mengomel atau marah.

"Sepintas sepele tapi dari sinilah pelajaran tentang toleransi dimulai. Kalau sudah satu frekuensi, lebih mudah untuk mengobrol dan memahami maksud orang lain. Mungkin cara komunikasi kita yang kurang lancar. Belajar toleransi itu bisa dimulai dengan mendengarkan opini anak. Remaja punya sudut pandang yang unik, di luar sudut pandang orang tua," beber Mona Ratuliu.

Penulis : Wayan Diananto
Editor : Wayan Diananto