Geram Disebut Pemalas, Teddy Pardiyana Singgung Rizky Febian

Supriyanto | 6 Juni 2022 | 14:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Teddy Pardiyana mengaku geram dan kesal dituding sebagai pemalas, tidak mau kerja hanya mengandalkan harta kekayaan mendiang istri, Lina Jubaedah. Ia pun menegaskan, dirinya bukan pemalas dan saat ini punya pekerjaan yang bisa menghasilkan uang.

Tuduhan tersebut muncul lantaran sampai sekarang Teddy Pardiana masih mempermasalahkan harta peninggalan mendiang istrinya, Lina Jubaedah yang ada pada anak-anaknya Rizky Febian dan Putri.

"Tudingan bahwa saya adalah pemalas itu tidak benar. Saat ini saya bekerja dan memang dari dulu profesi saya di luar negeri," ungkap Teddy Pardiyana kepada wartawan di kawasan Braga, Bandung, Jawa Barat, baru-baru ini.

"Lagipula jika memang saya tidak bekerja pun, saya akan mengutamakan kesejahteraan Bintang (anaknya dengan Lina Jubaedah). It's not your business," tegas Teddy Pardiana.

Pengalamannya bekerja di luar negeri membuat Teddy bisa masuk sebagai pegawai di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Cianjur. Teddy membantu para tenaga kerja Indonesia yang ingin bekerja di luar negeri.

"Saya sekarang bekerja untuk membantu Disnaker Cianjur. Alhamdulillah kemarin berhasil mengirim 500 WNI, yang masih waiting list ada 1.500 lagi. Jadi bisa saya katakan upah saya cukup untuk saya dan Bintang," terang Teddy Pardiana.

Sosok pria yang disebut-sebut orang ketiga penyebab perceraian Lina Jubaedah dan komedian Sule itu mengaku kalau penghasilannya selama bekerja di luar negeri cukup besar jingga bisa membangun kos-kosan.

Teddy Pardiyana pernah menjadi tukang pijit di Amerika Serikat mengaku juga pernah bekerja sebagai juru masak.

"Saya sempat jadi chef di Jepang dan Amerika. Saya sempat dibicarakan cuma jadi tukang pijit, ya saya katakan itu worth it. Di luar, tukang pijit digaji Rp 3 sampai 5 juta per jamnya. Dari sini saya nabung dan bisa beli kos-kosan itu," terang teddy Pardiyana.

"Intinya, saat ini gaji saya cukup untuk kami berdua (ia dan Bintang). Saya cuma minta hak saya, supaya saya enggak dosa dan tidak mengambil sesuatu yang bukan milik saya. Kalau sampai Iky mengaku-ngaku, sangat disayangkan karena itu bukan haknya, tidak halal," tutup Teddy Pardiyana.

(pri)

Penulis : Supriyanto
Editor : Supriyanto