Kisah Galih Ginanjar Tinggal di Kontrakan Kecil yang Dihuni Banyak Kelabang

Redaksi | 12 Juli 2019 | 15:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Galih Ginanjar, yang kini jadi sorotan karena kasus ikan asin, berprofesi sebagai aktor. Sebagai pelakon, Galih Ginanjar pernah muncul di sinetron Cinderella (2007) dan juga Hafizah (2009). 

Karier Galih di dunia hiburan bermula saat mengikuti berbagai ajang pemilihan model di Garut dan Bandung. Berbekal pengalaman itulah, begitu lulus SMU, tahun 2004, Galih memutuskan hijrah ke Jakarta bersama teman dekatnya dan salah satu Omnya. "Saya mengontrak bersama teman saya 250 ribu rupiah di kamar kecil di daerah Cipinang. Wah ternyata, banyak kelabangnya di kamar itu," cerita Galih Ginanjar kepada Tabloid Bintang Indonesia pada 2007 lalu.  

Galih mengakui, kepindahannya ke Jakarta didorong keinginan yang kuat untuk memiliki uang sendiri agar bisa membiayai kuliahnya nanti. Galih lahir dari keluarga sederhana. Ayahnya seorang wiraswasta, ibunya karyawan di Departemen Pendidikan Nasional yang berkantor di Jakarta. Karena hal ini,  orang tua Galih tinggal terpisah. "Mama memang dinasnya di Jakarta, sedang Papa ada kerjaan di Garut. Tapi, mereka tidak cerai lho," kata Galih menjelaskan.

Sebagai pendatang baru, Galih mengharapkan kemujuran. Setelah menunggu tiga bulan. Galih memberanikan diri ikut kasting sinetron atas saran temannya. Galih pun menjadi figuran selama satu bulan. "Kalau jadi figuran terus tidak akan maju," sebutnya. Galih ikut kasting lagi. Tapi hasilnya nihil. "Saya pun ingin balik kampung lagi dan kuliah di sana," sergahnya cepat. Namun, malam sebelum pulang kampung, Galih dapat rezeki. "Saya dapat iklan. Kayaknya saya memang ditakdirkan mencari rezeki di Jakarta," ujar Galih yang tak bisa melafalkan huruf R dengan baik (cadel).

Setelah membintangi sejumlah iklan, Galih Ginanjar juga menjajal kemampuan aktingnya di beberapa judul FTV. "Tapi hanya peran supporting saja," ceplosnya. Galih mengakui, belajar akting secara otodidak, seperti baca buku dan bertanya ke pemain-pemain senior. Wajar bila akting Galih biasa-biasa saja. Tapi, begitu dapat peran besar di Cinderella, ia ikut kursus akting. "aya ikut private acting dengan Raymond, anak IKJ (Institut Kesenian Jakarta), selama sebulan. Banyak yang saya dapat, penjiwaan makin dapat, artikulasi dialog saya juga makin mantap. Saya juga belajar bagaimana caranya biar R-nya enggak cadel," ungkapnya panjang lebar.

 

Penulis : Redaksi
Editor : Redaksi