Kisah Tragis Thalia dan Putra Mantan Presiden Meksiko, Meninggal Sebelum Menikah

Vallesca Souisa | 27 Februari 2021 | 07:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Jauh sebelum menemukan kebahagiaannya bersama produser musik Tommy Mottola, Thalia mengalami sepenggal pengalaman dramatis dalam kehidupan cintanya. Hampir mirip kisah telenovela, ladies. Di awal kariernya, Thalia pernah melabuhkan hatinya pada putra mantan Presiden Meksiko Gustavo Diaz, yakni Alfredo Diaz Ordaz. 

Alfredo yang berprofesi sebagai produser musik bertemu dan jatuh cinta pada Thalia saat kerjasama untuk salah satu konsernya. Meski Alfredo 20 tahun lebih tua dari Thalia, cintanya tak bertepuk sebelah tangan. Thalia yang saat itu masih berusia 19 tahun, dibuat kesengsem juga dengan pesona Alfredo yang usianya hampir 40 tahun. 

Pada 1992 mereka menjalin kasih. Ketika tersebar luas di media, hubungannya dengan Alfredo sempat menjadi kontroversi. Apalagi, kalau bukan karena perbedaan usia yang cukup jauh di antara keduanya. Sebagian besar publik kala itu menuding Thalia hanya sekedar memanfaatkan Alfredo untuk mendongkrak kariernya.  Tentu saja, Thalia membantah hubungan tersebut. Orang tetap mencibir, namun Thalia dan Alfredo tetap berbunga. 

Sayangnya, hubungan ini berakhir tragis. Tahun 1993, Alfredo Diaz meninggal dunia karena hepatitis C. Peristiwa ini terjadi, ketika Thalia tengah syuting telenovela Marimar. Tujuh tahun kemudian, Thalia baru membuat pengakuan, bagaimana ia depresi mendengar kepergian sang kekasih yang begitu mendadak. Sedih bertubi dirasa, karena tragisnya, kepergian Alfredo terjadi sesaat setelah mereka bertunangan. 

Sampai hari ini, peristiwa itu membekas. Bahkan, ia mengabadikan bagaimanakesedihannya saat itu dalam lagu yang populer di tahun 1990an, “Blood” di album “Love”. “Ada lagu-lagu yang tinggal dengan kita selamanya. Saya menulis lagu ini, ketika saya memahami apa itu cinta. Sebuah cinta sejati, yang mungkin hanya bisa dihancurkan oleh waktu,” ungkap Thalia, dilansir dari portal hiburan Meksiko Fleej.com, pada 2019 silam. 

Cinta yang digambarkan dalam lagu ini adalah Alfredo. Thalia mengakui, dia yang masih muda saat itu, tak ragu menerima ajakan Alfredo menikah. Dia merasa nyaman bersamanya. Jawabannya kala itu, “Yes, I do.” Rencana pernikahan tengah didiskusikan di antara dua pihak keluarga. Tetapi secara tiba-tiba, Tuhan memanggil Alfredo. 

“Kami sangat memahami satu sama lain, kami punya ikatan emosional. Lalu tiba-tiba terjadi peristiwa itu. Sangat menyedihkan. Saya baru saja makan dengannya, lalu saya pergi syuting. Tiba-tiba, di tengah syuting, ibu saya datang. Wajahnya tampak sedih saat menghampiri saya, dan dia menyampaikan kabar tidak enak itu,” kenang Thalia. Dunia serasa runtuh. Thalia ingat, ia berlari, duduk di bawah pohon, dan menangis sejadi-jadinya. Cita dan cinta Thalia hancur. 


 

Penulis : Vallesca Souisa
Editor : Vallesca Souisa