Tayang Sepekan Lebih, A Man Called Ahok Raih 1 Juta Penonton

Christiya Dika Handayani | 17 November 2018 | 20:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Sejak dirilis 8 November lalu, film A Man Called Ahok disambut antusias masyarakat Indonesia. Terbukti, sepekan lebih penayangannya film tersebut telah meraup lebih dari satu juta penonton.

Hal ini terlihat dari postingan Instagram resmi film A Man Called Ahok, Sabtu (17/11). Dalam postingannya, akun tersebut membagikan poster yang menginformasikan jumlah penonton yang telah mencapai 1.009.303.

Mengiringi unggahannya, akun tersebut mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya. Akun tersebut juga menulis apresiasi dan dukungan publik ini bisa menjadi pemicu semangat untuk insan perfilman lainnya untuk terus memberikan karya terbaik.

"Dengan penuh rasa syukur kamu ucapkan terima kasih terhadap penonton Indonesia. Apresiasi dan dukungan tinggi terhadap film Indonesia ini akan jadi pemicu semangat para insan film untuk terus menghasilkan karya yang baik," begitu caption yang ada dipostingan foto tersebut.

Membagikan ulang unggahan tersebut, Daniel Mananta yang memerankan karakter Ahok dewasa turut menyampaikan rasa terima kasihnya, terutama pada Ahok serta keluarganya.

Daniel Mananta berharap film yang menceritakan tentang hubungan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan ayahnya ini dapat memberikan inspirasi dan bisa menyebarkan kebaikan.

"Dengan penuh syukur kepada Tuhan, gw mau ucapkan terima kasih terhadap penonton Indonesia. Harapan gw semoga semakin banyak lag orang yang terinspirasi setelah menonton film ini untuk lebih mencintai Indonesia seperti Pak Ahok," tulis Daniel Mananta dalam keterangan fotonya.

"Semoga film ini akan selalu menjadi terang, menyebarkan kebaikan, menyebarkan kasih terhadap sesama tanpa pandang ras, suku, agama dan usia. Dan banyak terima kasih pada Pak Ahok beserta keluarga, dan almarhum pak Kim Nam, yang menginspirasi kamu untuk membuat film yang luar biasa ini. Gusti Ora Sare," tutup Daniel Mananta dengan menyematkan namanya.

(dika/bin)

Penulis : Christiya Dika Handayani
Editor : Christiya Dika Handayani